Perppu UU KPK

Sarankan Arteria Dahlan Minta Maaf ke Emil Salim, Arief Pouyuono: Jangan sampai Dianggap Bodoh

Arteria dengan nada tinggi beberapa kali menunjuk-nunjuk wajah mantan menteri lingkungan hidup era Presiden Soeharto, Emil Salim.

Sarankan Arteria Dahlan Minta Maaf ke Emil Salim, Arief Pouyuono: Jangan sampai Dianggap Bodoh
Channel Youtube Najwa Shihab
Perdebatan antara Anggota DPR fraksi PDIP, Arteria Dahlan dengan Dosen Pascasarjana UI, Emil Salim berlangsung sengit. 

Anggapan buruk

Pengamat politik, Djayadi Hanan, yang ikut terlibat talkshow Mata Najwa sebagai narasumber, menyaksikan langsung sikap Arteria kepada Emil Salim. Menurutnya, saat jeda acara itu, Najwa Shihab berusaha mendinginkan suasana.

"Tapi saya melihat memang tampaknya, Pak Arteria kelihatan emosi. Saya tidak tahu kok bisa se-emosi itu. (Selama jeda) lebih banyak diam," katanya.

Djayadi menilai sikap Arteria justru bisa menambah anggapan buruk publik terhadap DPR, termasuk PDI Perjuangan.

"Bisa berbalik, dia tidak mendapatkan simpati, malah menambah persepsi negatif orang terhadap dia, dan saya khawatirnya juga itu dilekatkan dengan DPR dan partainya," kata

Lebih lanjut Djayadi berpendapat, menjadi penyelenggara negara seperti anggota DPR bukan tugas yang ringan. Mereka banyak dituntut, dan di saat bersamaan harus mau bersabar mendengarkan kritik.

"Itu yang tampaknya agak luput malam itu ditampilkan oleh Arteria Dahlan, yang seorang anggota DPR. Itu tercermin dari tanggapan yang negatif dari netizen setelah acara itu. Jadi saya kira, publik kita kan cukup bisa melihat mana yang patut dicontoh mana yang tidak," kata Djayadi.

Politikus PDIP dan Gerindra sarankan minta maaf

Masinton Pasaribu, kolega satu partai Arteria Dahlan tak mempermasalahkan isi argumentasi koleganya itu. Ia sama-sama sepakat agar Presiden Jokowi tidak mengeluarkan Perppu untuk membatalkan UU KPK.

"Secara substansi apa yang disampaikan Arteria itu benar," katanya.

Diingatkan Haris Azhar, Arteria Dahlan Ungkap Duka Cita bagi Akbar Alamsyah setelah Doakan Wiranto

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: BBC Indonesia
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved