Bencana Kabut Asap Karhutla

BREAKING NEWS: Kualitas Udara di Pekanbaru Capai Level Berbahaya pada Senin Malam

Kualitas udara di Pekanbaru, Riau berada di level berbahaya, Senin (16/9/2019).

BREAKING NEWS: Kualitas Udara di Pekanbaru Capai Level Berbahaya pada Senin Malam
KOMPAS.COM/IDON TANJUNG
Kabut asap pekat dengan jarak pandang sekitar 300 meter di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (13/9/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Kualitas udara di Pekanbaru, Riau berada di level berbahaya, Senin (16/9/2019).

Melansir halaman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bmkg.go.id, hingga pukul 21.00, grafik kondisi Partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron (mikrometer) menujukkan peningkatan.

Kualitas udara berdasar pengukuran PM10 pada sore hingga malam hari berada pada kisaran 329 sd 355 ugram/m3 atau berbahaya.

Hari ini, Senin (16/9/2019) udara di Pekanbaru berada di level berbahaya.
Hari ini, Senin (16/9/2019) udara di Pekanbaru berada di level berbahaya. (BMKG)

Tiga Pesawat semai Garam, Lakukan Modifikasi Cuaca

Kemungkinan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih akan terjadi sampai akhir Oktober 2019 mendatang.

BMKG pada konferensi pers di BNPB dan Gubernuran Riau kemarin (14/09/2019) menyebutkan bahwa musim kemarau di wilayah Riau masih akan terjadi sampai pertengahan Oktober 2019.

Dianggap Lambat Tangani Kabut Asap dan Kebakaran Hutan, Gubernur Riau Didesak Mundur dari Jabatan

Sedang di wilayah lain bisa sampai akhir Oktober atau Awal November 2019.

Untuk antisipasi karhutla agar tidak tambah banyak dan tambah luas maka Pemerintah menyiagakan 3 pesawat untuk teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan.

Pessawat Cassa 212-200 dengan kapasitas 1 ton sudah beroperasi di Riau sejak bulan 26 Februari 2019.

"Untuk memperkuat armada TMC Pemerintah menambah 1 pesat CN 295 dengan kapasitas 2.4 ton yang sudah berada di Pekanbaru dan 1 Hercules dengan kapasitas 5 ton yang direncanakan datang di Pekanbaru pada hari Senin besok," ungkap Plt Kapusdatinmas, Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya.

Soal Kabut Asap, Anggota Dewan Malaysia Minta Jangan Saling Menyalahkan dan Sarankan Tiru Singapura

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved