Nikita Mirzani Labrak Elza Syarief
Di Gedung PBB, Farhat Abbas Singgung Kasus Elza Syarief, Minta Jokowi dan Kapolri Hukum Berat Pelaku
Pengacara Farhat Abbas meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian untuk mengawal kasus Elza Syarief.
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Cegah jangan sampai nama Indonesia ditertawakan di luar negeri," jelas Hotman Paris.
"Apabila ada kegiatan, seminar atau acara terkait Hak Asasi Manusia di luar negeri, agar lembaga pemerintah atau perusahaan swasta atau LSM yang mengirim utusan mewakili Indonesia di PBB membicarakan HAM."
"Pilih benar-benar orang yang mencintai HAM antara lain yang sayang anak, memberikan nafkah kepada anak, dan tidak terlibat dalam berbagai kasus cerai, cerai, cerai," sambungnya.

Dengan nada menyindir, Hotman Paris menilai, jika yang diwakilkan merupakan sosok yang pernah bercerai dan memiliki masalah dalam keluarga, maka justru akan kembali ditertawakan.
Hotman Paris menyampaikan saran tersebut lantaran dirinya tak ingin nama Indonesia tercoreng begitu juga dengan dirinya sebagai pengacara.
"Karena kita akan ditertawakan, kalau ternyata orang yang kita kirim tidak melambangkan perilaku yang menghormati HAM," kata Hotman Paris.
"Ini hanya saran, ini menyangkut nama bangsa Indonesia dan nama saya juga salam Hotman Paris," lanjut dia.
• Farhat Abbas akan Lapor Kasus di Hotman Paris Show ke PBB, Titip Elza Syarief ke Wartawan saat Pamit
Pada unggahan berikutnya, Hotman Paris juga menyarankan supaya yang menjadi perwakilan di PBB bisa fasih berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris.
"Saran saya yang kedua, apabila mengirim utusan ke luar negeri, pastikan utusan tersebut bisa berbahasa Inggris," ungkap Hotman Paris.
"Terutama kalau datang ke PBB jangan sampai kirim orang yang tidak bisa bahasa Inggris," imbuhnya.
Saran itu disampaikan bukan berarti Hotman Paris ingin menjadi bagian dari perwakilan di PBB.
Melainkan, Hotman Paris menyampaikan hal itu sebagai bentuk kepeduliannya terhadap bangsanya sendiri.
"I can't believe if Indonesia said somebody who can not speak in english (aku tak bisa percaya jika Indonesia disebut seseorang yang tidak bisa berbahasa Inggris -red)," jelas Hotman Paris.
"Bagaimana jadinya nanti itu kelihatan dari jam terbang dan baground seseorang."
"I'm not interested to be representatif because I'm so busy but I want just to protect the nations and my name (Aku tidak tertarik menjadi perwakilan karena aku terlalu sibuk, tetapi aku ingin melindungi negeriku dan namaku sendiri -red).