Bocah Korban Bully Meninggal Dunia
8 Fakta Bocah TK Tewas Dibully Teman: Kronologi Ditolak 2 Rumah Sakit hingga Langkah Keluarga
FA, bocah berusia enam tahun asal Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia seusai di-bully oleh teman mainnya, pada akhir Bulan Agustus. Ini faktanya.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
FA mengalami muntah-muntah dan Ani hanya mengira akibat ditonjok.
Ia pun memberikan minyak kayu putih kepada anaknya.
Akan tetapi di hari kedua setelah pemukulan, FA justru tak bisa menggerakkan ketiaknya karena ada tiga benjolan.
"Saya langsung oleskan freshcare untuk menghilangkan benjolan tersebut," ucapnya.
Di hari ketiga, FA tak bisa membuka mulutnya dan kesulitan makan.
Ada pembengkakan juga yang terjadi di rahang FA.
"Saya kira itu amandel, soalnya ada bengkakkan juga di rahangnya, saya juga sempat manggil tukang urut. Namun di tengah malam pukul 02.00 WIB, anak saya makin parah dengan kondisi kejang-kejang," ujar Ani.
3. Ditolak RS
Ani beserta suaminya kemudian berinisiatif membawa FA ke spesialis syaraf, namun kedatangannya ditolak.
Ia lantas beralih ke Rumah Sakit di Bekasi dan juga mengalami penolakan.
Akhirnya, ia menuju ke RS Polri di Kramat Jati, Jakarta.
"Ya sudah karena ditolakin semua, saya langsung bawa ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur," katanya.
• Ibu Korban Ungkap Respons Keluarga Terduga Pelaku yang Bully FA hingga Tewas: Tak Ada Itikad Baik
Di sana, FA diperiksa dan kondisinya membuat bingung tiga dokter.
Diprediksi awal, FA terjangkit tetanus, namun tak ada luka di tubuh bocah malang tersebut.
"Prediksi awal anak saya mengidap penyakit tetanus, tapi ketika diperiksa tidak ada luka atau goresan di tubuh anak saya. Maka langsung lakukanlah rontgen, tapi 3 dokter tidak mengetahui penyakit apa yang diderita anak saya, soalnya anak saya kejang kayak tetanus tapi tidak ada luka di tubuhnya," ujar Ani, Senin (9/9/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/sri-ani-lestariani-38-dan-fa-6-korban-bullying-yang-tewas.jpg)