Terkini Daerah
Sifat Berubah sejak Ditinggal Nikah Tetangga, Pria Ini Bacok Pengantin Baru Pria di Depan si Wanita
Kronologi pembunuhan pengantin baru di depan sang istri di Pemalang Jawa Tengah, sifat Arifin berubah sejak ditinggal Lastri menikah dengan Aldi.
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Arifin (25), warga Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membunuh suami tetangga, Aldi (25).
Aldi diketahui baru tinggal di desa tersebut setelah resmi menikah dengan Lastri (20), yang merupakan tetangga Arifin.
Warga setempat mengatakan bahwa sifat Arifin berubah sejak ditinggal menikah oleh Lastri bersama Aldi.
Dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com, Arifin nekat membacok leher Aldi di depan Lastri saat berada di pinggir Sungai Celiling, Desa Mendelem.
Dari pantauan TribunJateng.com, Jumat (6/9/2019), pihak Polsek Belik tengah memasang garis polisi di dekat tempat kejadian dan tampak warga berkerumun untuk menyaksikan proses identifikasi yang dilakukan petugas.
Warga Desa Mendelem, Taripah (51), menjadi satu di antara saksi mata insiden pembunuhan itu.
Menurut Taripah, sebelum terjadi pembunuhan, Aldi sedang duduk di atas batu menunggu Lastri mencuci di sungai.
• Ngamuk di Karaoke, Oknum Polisi Malah Tuduh Pegawai Nyabu hingga Diborgol dan Dipaksa Tes Urine
Taripah yang sedang mencuci di sungai bersama Lastri melihat Aldi sedang bermain ponsel.
Hingga tiba-tiba Arifin datang dari arah belakang Aldi dan membacok leher korban.
“Saya juga sedang mencuci bersama istrinya. Saat suaminya bermain telepon genggam, pelaku datang dari belakang dan menebas leher korban menggunakan parang,” jelasnya, Jumat (6/9/2019) sore.
Melihat suaminya dibacok, Lastri langsung berteriak histeris.
Namun, Taripah langsung menarik Lastri agar menjauh dari tempat kejadian.
“Namun saya menariknya dan saya bawa kabur melewati sawah," ujar Taripah.
• Polisi di Bangkalan Tewas dengan Kepala Tertembus Peluru, Diduga Bunuh Diri
Taripah juga sempat melihat Arifin terus menatap Aldi yang tak berdaya setelah senjata tajam itu ia ambil.
"Bahkan, saat darah keluar pelaku terus menatap wajah korban,” kata Taripah.