Rusuh di Papua

Soal Penangakapan Aktivis Papua, Peneliti LIPI Takutkan Ada Aksi Balas Dendam: Sangat Dilematis

Koordinator Jaringan Damai Papua, Adriana Elisabeth mengatakan penetapan tersangka sejumlah aktivis Papua, dapat memicu permasalahan baru.

Soal Penangakapan Aktivis Papua, Peneliti LIPI Takutkan Ada Aksi Balas Dendam: Sangat Dilematis
Capture Youtube Najwa Shihab
Koordinator Jaringan Damai Papua yang juga Peneliti LIPI, Adriana Elisabeth mengatakan penetapan tersangka sejumlah aktivis Papua, dapat memicu permasalahan baru. 

TRIBUNWOW.COM - Koordinator Jaringan Damai Papua yang juga Peneliti LIPI, Adriana Elisabeth mengatakan penetapan tersangka sejumlah aktivis Papua, dapat memicu permasalahan baru.

Diketahui sejumlah aktivis Papua ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polda Metro Jaya terkait pengibaran bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/8/2019).

Dilansir TribunWow.com, hal itu diungkapkan Adriana saat menjadi narasumber di program Mata Najwa, yang diunggah dalam saluran YouTube Najwa Shihab, Kamis (5/9/2019).

Adriana menuturkan situasi penetapan tersangka menurutnya dilematis.

Bahkan ia mendengar akan ada reaksi demo lanjutan.

"Ini situasinya sangat dilematis ya, dengan ada penangkapan itu, akan ada respons balik. Misalnya saya mendengar besok atau lusa ada demo lagi," ujar Adriana.

Ia lantas mengatakan ada proses yang dianggap tak adil.

Adriana kemudian menanggapi ucapan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, tentang proses penyelesaian pelanggaran HAM di Papua.

"Artinya itu ada proses yang dianggap tidak adil untuk orang-orang di Papua."

"Termasuk kalau saya boleh kembali sedikit termasuk oleh Pak Wiranto tadi dari proses HAM dia."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved