Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang
Cerita Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang: Mobil Terbang seperti Film Fast and Furious
Dwi Reza Febrian menceritakan saat mobil yang dikendarai tertabrak dalam kecelakaan di Tol Cipularang. Mobilnya hancur hingga terbang puluhan meter.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pasca kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 unit kendaraan di Tol Cipularang KM 91, Senin (2/9/2019) siang, menyisakan duka mendalam bagi para keluarga korban.
Sedikitnya 8 orang tewas, 3 luka berat, dan 25 luka ringan.
Sejumlah kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun itu pun hancur lebur.
Ada yang terbakar maupun ringsek dihantam kendaraan lainnya.
• 4 Kisah Korban Selamat Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, Mobil Terbang hingga Perjuangan Pasutri
Satu dari sekian kendaraan yang hancur lebur itu adalah Daihatsu Xenia bernopol H 8670 KY (sebelumnya disebut Toyota Avanza).
Namun aneh bin ajaib, meski Xenia itu hancur lebur setelah diseruduk dump truk dari belakang hingga terbang puluhan meter ke sisi kiri jalan, sopir sekaligus penumpang mobil itu justru selamat tak kurang satu apa pun.
Sang sopir yakni Dwi Reza Febrian (35) bahkan sempat memvideokan detik-detik sebelum kecelakaan itu terjadi hingga mobil yang dikendarainya dihantam truk dan terbang ke sisi kiri jalan.
Dalam video itu, mobil seperti masuk ke dalam mesin cuci.
Terbang, berputar-putar, lalu berguling-guling.
Tak heran kondisi mobilnya pun ringsek tak berbentuk.
Namun dalam video itu, Dwi Reza Febrian masih sempat memegang kamera saat menyelamatkan diri ke luar dari dalam mobil.
"Katanya mobil saya terbang, kayak di film Fast & Furious," kata Dwi kepada wartawan Tribun Jabar di satu rumah sakit di Purwakarta, Senin (2/9/2019).
• Satu Keluarga Selamat pada Kecelakaan di Tol Cipularang, kalau Tidak Lompat Anak Bisa Tergencet
Warga Desa Tawang Sari, Kecamatan Semarang Barat, Semarang, itu mengaku tak mengetahui bagaimana ia bisa selamat.
"Saya hanya ingat mobil saya ditabrak dari belakang. Saya sudah tidak sadarkan diri. Mobil saya loss. Setir saya loss. Saya pasrah," ujar Dwi.
Meski mobilnya rusak parah, Dwi selamat tak kurang satu apa pun.