Rusuh di Papua

Sebut Komnas HAM Harus Bertindak, Lenis Kogoya: Salah Satunya adalah Masalah Freeport

Lenis Kagoya minta komnas HAM untuk selesaikan permasalahan HAM di Papua. Hal itu pun termasuk dengan hak pegawai yang bekerja di Freeport.

Sebut Komnas HAM Harus Bertindak, Lenis Kogoya: Salah Satunya adalah Masalah Freeport
Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Lenis Kagoya 

TRIBUNWOW.COM - Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) Lenis Kogoya menyebut masalah di Papua haruslah diselesaikan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Ia juga menyinggung masalah PT Freeport Indonesia yang ada di Papua.

Hal itu disampaikan saat menjadi bintang tamu pada acara Mata Najwa yang tayang di Trans7 dengan tema 'Nyala Papua'.

Acara tersebut diunggah di channel YouTube Najwa Shihab dengan judul 'Nyala Papua: Bangun Papua Harus dengan Hati (Part 4)' yang tayang pada Rabu (21/8/2019).

Sebelumnya Gubernur Papua Lukas Enembe menyebut, bahwa orang Papua belum dianggap sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Staf Khusus Presiden, Lenis Kagoya menjelaskan beberapa masalah di Papua yang perlu segera diselesaikan oleh komas HAM.
Staf Khusus Presiden, Lenis Kagoya menjelaskan beberapa masalah di Papua yang perlu segera diselesaikan oleh komas HAM. (YouTube Najwa Shihab)

Hal itu pun kemudian ditanggapi oleh Lenis Kogoya yang menyebut masalah tersebut adalah hal yang harus ditangani oleh komnas HAM.

"Kalau kita menanggapi kalimat Kakak Gup sampaikan tadi belum jadi manusiakan Indonesia, kalimat itu. Jadi kalau betul-betul Papua ini tidak dimanusiakan, ada hal yang perlu dilakukan. Itu sebenarnya tugasnya dari Komnas HAM," ujar Lenis Kagoya.

Ia menyebut ada tugas-tugas dari Komnas HAM yang menyangkut orang Papua harus segera dituntaskan.

Akademisi Sebut Papua akan Pilih Jalannya Sendiri bila Rasisme di Surabaya Tak Ditangani Serius

Hal itu pun termasuk dengan masalah perekonomian orang Papua yang menyangkut dengan PT. Freeport Indonesia.

"Komnas HAM melihat di lapangan apapun yang terjadi sebenarnya, harus dituntas kejar. Salah satunya adalah masalah Freeport. Haknya masyarakat itu dikasih berapa persen, itu sebaiknya dicek," jelas Lenis Kagoya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved