Ibu Kota Baru
Rocky Gerung Perkirakan Topik ILC 2024 Bahas Buku Jokowi, Sindir soal Mobil Esemka dan Ibu Kota Baru
Pengamat Politik, Rocky Gerung mengkritik rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pemindahan ibu kota, ia juga menyindir mobil Esemka.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Maruarar meminta agar Rocky Gerung juga memahami ada pemerintahan yang tidak sempurna.
"Kita harus akui tidak ada pemerintahan yang sempurna, kita punya presiden pasti ada kelebihan dan kekurangan. Tidak ada manusia yang sempurna. Tapi diihat adakah usahanya? Adakah progresnya?," sebut Maruarar.
"Bukan, poin saya ide pemindahan ibu kota, yang lain saya tidak peduli," tambah Rocky Gerung.
"Tentu dengan proses 5 tahun ini Bung Rocky ya, tentu Pak Jokowi tahu struktur legalitas yang ada," pungkas Maruarar.
Karni Ilyas pun meminta keduanya tetap berdiskusi sesuai topik yang seharusnya.
Lihat video dari menit ke 4.30
Penjelasan Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakinkan agar Ibu kota Indonesia yakni di DKI Jakarta harus segera dipindah.
Jokowi mengungkapkan hal ini di Pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2020 di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019), dikutip dari rilis yang diterima TribunWow.com, Jumat (16/8/2019).
Jokowi mulanya menyebutkan bahwa fokus pemerintah di tahun 2020 akan mengurangi ketimpangan antarwilayah.
Karena hal ini, pengembangan ekonomi di luar Pulau Jawa akan dimaksimalkan.
"Oleh karena itu, kita akan melanjutkan pengembangan berbagai kawasan ekonomi di luar Jawa, melanjutkan industrialisasi dalam bentuk hilirisasi hasil tambang maupun perkebunan, dan mengembangkan beberapa wilayah metropolitan di luar Jawa, supaya bisa menjadi sumber ekonomi baru," ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, pusat ekonomi terlalu berpusat di Jakarta dan Pulau Jawa.
Sehingga Pulau Jawa menjadi sangat padat dan menciptakan ketimpangan dengan pulau-pulau di luar Jawa.
"Apabila kita membiarkan hal ini berlanjut tanpa ada upaya yang serius, maka ketimpangan akan semakin parah," papar Jokowi.
• Bahas soal Pemindahan Ibu Kota, Indro Warkop Singgung Soekarno hingga Washington DC