Breaking News:

Kerusuhan di Manokwari

Jaringan Masyarakat Sipil Jawa Timur Ungkap Detik-detik Penangkapan Mahasiswa Papua di Surabaya

Jaringan Masyarakat Sipil Jawa Timur mengungkap kronologi penangkapan Mahasiswa asal Papua di Surabaya pada Jumat (16/8/2019).

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
Istimewa
Jaringan Masyarakat Sipil Jawa Timur mengungkap kronologi penangkapan Mahasiswa asal Papua di Surabaya pada Jumat (16/8/2019). 

Tiga orang mengalami luka-luka akibat kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi.

Sedangkan, mahasiswa Papua telah menaati perintah dengan berjalan jongkok sambil mengangkat tangannya ke atas.

Dari tiga orang yang mengalami luka-luka tersebut, satu di antaranya merupakan orang dengan disabilitas mental.

Jaringan Masyarakat Sipil Jawa Timur mengungkap kronologi penangkapan Mahasiswa asal Papua di Surabaya pada Jumat (16/8/2019).
Jaringan Masyarakat Sipil Jawa Timur mengungkap kronologi penangkapan Mahasiswa asal Papua di Surabaya pada Jumat (16/8/2019). (Istimewa)

Mengaku Sudah Diangkat Jadi Mama Papua, Walikota Surabaya Tri Risma: Saya Mohon Maaf

Sekitar pukul 15.30 WIB semua Mahasiswa Papua dibawa ke Mapolrestabes Surabaya.

42 di antaranya dimintai keterangan oleh kepolisian atas dugaan perusakan bendera.

Sedangkan, satu orang tidak diperiksa lantaran mengalami disabilitas mental.

Setelah pemeriksaan selesai, semua penghuni mahasiswa dikembalikan ke asrama pada pukul 23.30 WIB.

Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, mahasiswa Papua tersebut dibawa untuk kepentingan pemeriksaan dalam kasus perusakan dan pembuangan Bendera Merah Putih.

"Saat ini (mereka), kami ambil keterangan di Polrestabes Surabaya, seluruhnya ada 43 (mahasiswa Papua yang ditangkap)," kata Leo, di Asrama Mahasiswa Papua dikutip TribunWow.com dari Kompas.com Senin (19/8/2019).

Aksi blokade jalan oleh masyarakat Papua di Manokwari, terhadap kasus diamankannya 43 mahasiswa di Surabaya, Senin (19/8/2019).
Aksi blokade jalan oleh masyarakat Papua di Manokwari, terhadap kasus diamankannya 43 mahasiswa di Surabaya, Senin (19/8/2019). (KOMPAS.com/BUDY SETIAWAN)

Leo mengatakan, 43 mahasiswa Papua tersebut terdiri dari 40 mahasiswa laki-laki dan tiga orang perempuan.

"Setelah selesai kami akan kembalikan. Kami perlakukan (mereka) dengan sangat baik, kami berikan juga waktu mau ke belakang, mau minum dan lain-lain, tetap kami berikan. Hak-haknya tetap kami berikan semuanya," ujar dia.

Akibat peristiwa tersebut, warga Papua di Manokwari lantas bereaksi turun ke jalan hingga berakhir kerusuhan. 

Selain itu, warga Manokwari disebut juga terpancing lantaran adanya video hoaks yang viral di sosial media. 

Sejumlah ruas jalan diblokade oleh warga Manokwari, antara lain Jalan Yos Sudarso, Jalan Trikora Wosi dan jalan Manunggal Amban, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari.

Dilansir TribunWow.com, sebuah akun Twitter @andreassilaban mengunggah video keramaian warga yang turun ke jalan melakukan aksi protes.

Halaman
123
Tags:
PapuaKerusuhan di ManokwariManokwariJawa TimurSurabaya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved