Sayembara Mahfud MD
Mahfud MD Beberkan Kronologi Dirinya Dituding Anti Tauhid hingga Berani Tantang akan Berikan 10 Juta
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD membeberkan kronologi soal awal dirinya dituduh mengaitkan bendera Tauhid dengan gerakan radikalisme.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Saya meyakinkan diri tentang itu, karena saya memang tidak menganggap bahwa orang membawa bendera Tauhid itu radikal."
"Wong di rumah saya banyak kalimat Tauhid, di rumah saya ini, tanyakan saja pada reporter Anda ini di sebelah kiri saya ada kalimat Tauhid."
"Allahusomad, hanya Allah-lah tempat meminta. Itu lukisan Amri Yahya tahun 82. Saya pasang di ruang saya," ucap pakar tata hukum negara tersebut.
Mahfud MD kembali menegaskan, dirinya tak pernah mengaitkan bendera Tauhid dengan gerakan radikal meski beberapa orang menghubungkan dua hal tersebut.
• Keponakan Mahfud MD Dapat Dukungan Gantikan Risma, Balon Wali Kota Surabaya
"Jadi saya begini, saya tidak pernah mengatakan meskipun banyak yang mengaitkan bendera Laillahaillallah itu dengan radikalisme. Tapi saya tidak sendiri sependapat dengan itu," tutur Mahfud MD.
Mahfud MD mengatakan, bendera Tauhid itu suatu kebanggaan umat Muslim.
"Karena di masjid-masjid di rumah-rumah, kemudian di lukisan-lukisan."
"Bahkan saya punya juga ukiran batu dikasih mahasiswa itu juga kalimat tauhid. Ketika mahasiswa lulus ngasih itu dulu dah lama tahun 80-an itu masak dikatakan radikal."
"Itu kebanggaan sebagai umat Muslim kepada agamanya, kepada Tuhannya," paparnya.
Mahfud MD bahkan tidak takut akan memberikan 10 juta pada 1000 orang, jika dirinya benar-benar pernah mengeluarkan statement bendera tauhid berkaitan dengan radikalisme.
"Kalau ada 1.000 orang, masing-masing Rp 10 juta," tegasnya.
Lihat videonya:
(TribunWow.com/Mariah Gipty)
WOW TODAY: