Idul Adha
Tradisi Idul Adha di 7 Daerah Indonesia, Makanan Dibentuk Gunungan hingga Darah Diperebutkan
Idul Adha 1430 H akan jatuh pada 11 Agustus 2019. Pada hari itu umat Islam di seluruh dunia melaksanakan ibadah penyembelihan hewan kurban.
Editor: Claudia Noventa
Yogyakarta punya tradisi unik menjelang Idul Adha.
Yaitu garebeg gunungan yang dilakukan tiap tahun.
Makanan yang dibentuk seperti gunungan diarak dari Kraton menuju masjid, melewati Alun-alun Utara.
Setelah tiba di masjid, tiga gunungan yang terdiri dari gunungan lanang dan dua gunungan putri diperebutkan oleh warga.
• Resep Masakan Idul Adha: Jeroan Sapi, Paru Goreng Daun Jeruk
6. Tradisi Manten Sapi di Pasuruan
Desa Wates Tani, Kecamatan Grati, Pasuruan, Jawa Timur punya tradisi unik menjelang Idul Adha.
Sapi-sapi yang akan dikurbankan sebelumnya diberi hiasan seperti kalung tujuh warna dan tubuh sapi ditutupi sehelai kain putih.
Setelah dirias layaknya pengantin, sapi-sapi tersebut digiring menuju masjid untuk diserahkan ke panitia kurban untuk disembelih.
7. Mepe Kasur di Banyuwangi
Warga Banyuwangi yang tinggal di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur punya tradisi unik tiap tahunnya.
Saat Idul Adha tiba, warga akan menjemur kasur didepan ruma masing-masing sampai sore hari.
Selain dijemur, bantal dan guling juga dipukul-pukul dengan rotan dan sapu lidi supaya bersih.
Tradisi ini dimaksudkan untuk mengeluarkan segala macam penyakit dari dalam rumah.
Tidak hanya itu bagi pasangan yang sudah berumah tangga, tradisi jemur kasur dapat memberikan kelanggengan bagi pasangan suami istri.(Tribunjogja.com/Dwi Latifatul Fajri)
WOW TODAY:
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 7 Tradisi Unik di Indonesia Ketika Idul Adha