Breaking News:

Mbah Moen Meninggal Dunia

Mbah Moen Meninggal Dunia: Ini Cerita Kedekatannya dengan Gus Dur hingga Masuk Kepengurusan PBNU

Semasa hidup, Mbah Moen rupanya pernah mengungkapkan kedekatannya dengan sosok Presiden Republik Indonesia ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN/RUSMAN
KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen ketika dikunjungi Presiden Jokow Widodo (Jokowi) 

TRIBUNWOW.COM - Kiai Haji (KH) Maimun Zubair atau akrab disapa Mbah Moen menghembuskan napas terakhirnya di Mekkah pada Selasa (6/8/2019).

Semasa hidup, Mbah Moen rupanya pernah mengungkapkan kedekatannya dengan sosok Presiden Republik Indonesia ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Hal itu diungkapkan Mbah Moen saat Haul Gus Dur, di Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan pada Jumat (21/12/2018) silam.

Dikutip TribunWow.com dari laman Facebook NU Aswaja Madura pada Selasa (6/8/2019), Mbah Moen bercerita ia pernah dikunjungi Gus Dur di Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang.

Kala itu, Gus Dur meminta agar Mbah Moen menbacakan kitab Takzkirah karangan Syekh Nawawi sebelum dirinya berangkat ke luar negeri.

KH Maimun Zubair Meninggal Dunia, Dahnil Anzar: Mbah Moen Ulama yang Mampu Membimbing Umat

“Gus Dur ke Sarang untuk membaca kitab Tadzkirah sebelum ke Mesir, Baghdad, dan Eropa,”

Di depan sekitar 7.000 jemaah yang menghadiri haul Gus Dur di Ciganjur itu, Mbah Moen mengaku bahwa Gus Dur merupakan sosok yang membuat dirinya bergabung kepengurusan PBNU.

Sebagaimana diketahui, Gus Dur sendiri merupakan mantan Ketua Umum PBNU.

“Gus Dur yang membuat saya bergabung di (kepengurusan) PBNU,” ucap Mbah Maimoen.

Pada acara tersebut, Mbah Moen menilai Gus Dur merupakan sosok yang memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi.

Tak hanya memahami nilai, namun Gus Dur dianggap sosok yang juga menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut.

Jokowi Berduka atas Meninggalnya KH Maimun Zubair, Ungkap Kenangan saat Salat Diimami Mbah Moen

Atas asas kemanusiaan tersebut, Gus Dur dianggap dapat menyatukan manusia.

Pendapat Mbah Moen tersebut tercermin pada Haul Gus Dur.

Hari wafatnya Gus Dur selalu diperingati oleh orang-orang yang mencintainnya.

Sedangkan, menurut Gus Dur nilai seseorang dapat terlihat setelah orang tersebut meninggal dunia.

Mbah Moen lantas mengatakan, jika mencintai manusia dan memanusiakan manusia, maka seseorang dapat diangkat derajatanya oleh Allah SWT.

VIDEO Pengakuan Warga Mekkah Syeikh Shodiq tentang Mbah Moen, sampai Hafal Silsilah Keluarganya

"Saya yakin keberadaan hadirin di sini karena kecintaannya kepada Gus Dur," lanjut Mbah Moen.

Diberitakan sebelumnya, Kiai Haji Maimun Zubair wafat di Mekkah pada Selasa (6/8/2019) pukul 04.17 waktu setempat.

Maimun Zubair atau Mbah Moen wafat di usia 90 tahun.

Mbah Moen merupakan kiai kelahiran yang lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 28 Oktober 1928.

Ketua Robithoh Ma'ahid Islamiyyah (RMI) PBNU, Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin, membenarkan kabar tersebut.

“Benar, 30 menit yang lalu,” kata Gus Rozin yang juga Staf Khusus Presiden Joko Widodo dikutip dari Tribunjateng.com.

KH Maimeon Zubair atau Mbah Moen wafat di usia 90 tahun. Mbah Moen merupakan kiai kelahiran 28 Oktober 1928.

KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus juga memberikan ucapan dukanya melalui akun Instagramnya, @s.kakung.

Keinginan Mbah Moen Wafat di Hari Selasa Terkabul, Berikut Keistimewaan Hari Tersebut

 

Sosok Kyai Haji Maimun Zubair

Sosok Maimun Zubair ini bukan saja dihormati di kalangan pesantren, namun di kalangan pemerintahan dan birokrat sosok profil Maemoen Zubair juga sangat disegani.

Kiai Haji Maimoen Zubair atau Mbah Moen adalah seorang ulama yang dilahirkan di daerah Sarang, Rembang Jawa Tengah, dikutip TribunWow.com dari nu.or.id.

Beliau dilahirkan pada tanggal 28 Oktober 1928.

Beliau juga merupakan anak dari ulama yakni Kiai Haji Maimun Zubair.

Mbah Moen pernah mondok di Lirboyo Kediri di bawah asuhan KH. Mahrus Ali dan KH. Marzuki Dahlan.

Dan meneruskan menuntut ilmu di Mekkah pada usia 21 tahun.

 Sebelum Berangkat Haji, KH Maimun Zubair atau Mbah Moen Sempat Bertemu dengan Megawati

KH Maimun Zubair atau Mbah Moen
KH Maimun Zubair atau Mbah Moen (Twitter @penanegericom)

Di Mekkah beliau juga berguru kapada ulama besar lain seperti Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki, Syekh al-Imam Hasan al-Masysyath dan lainnya.

Mbah Moen tidak hanya mengabdikan diri pada agama saja.

Beliau juga pernah menjadi anggota DPRD Rembang selama 7 tahun.

Beliau juga pernah menjadi anggota MPR RI yang mewakili daerah Jawa Tengah.

Kini, beliau masih aktif sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Mbah Moen juga menjabat sebagai Mustasyar di PB Nahdatul Ulama (NU).

Selain itu di kesehariannya, beliau mengasuh di Pondok Pesantren Al Anwar yang juga lokasinya berada di Sarang, Rembang Jawa Tengah.

 KH Maimun Zubair atau Mbah Moen Meninggal Dunia, PPP: Kami Sangat Kehilangan Beliau

(TribunWow.com)

WOW TODAY:

Tags:
Mbah Moen Meninggal DuniaKH Maimun Zubair (Mbah Moen)Gus DurAbdurrahman Wahid
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved