Terkini Nasional
Terungkap, Ternyata Inilah Sosok Para Pemegang Saham Gojek, Unicorn Lokal Kebanggaan Jokowi
Selain ada nama pendiri seperti Nadiem Makarim yang masih punya tiga seri saham, terdapat juga beberapa pribadi dan perusahaan yang tercatat.
Editor: Lailatun Niqmah
Ada juga investor dalam negeri.
• Viral Kabar Data Pelanggan Ojek Online Dicatut Fintech Ilegal, Manajemen Gojek Angkat Bicara
Sebut saja PT Astra International Tbk, PT Asuransi Jiwa Sequis Life, PT Chandramahkota Prima, PT Global Digital Niaga, PT Northstar Pacific Investasi, PT Sigmantara Alfindo, PT Union Sampoerna, PT Radianx Capital LP dan lainya.
Kemudian ada Rakuten Europe SARL, Sequoia Capital India Growth Investments, Sisteen Dragonfruit SARL, Tencent Mobilty Limited, WP Gojek Invesments Partnership LP, WP Investments VI BV, dan lainnya.
Para pemegang saham tersebut mempunyai saham dalam seri yang berbeda dengan jumlah yang beragam. Dengan jumlah per seri antara puluhan juta rupiah hingga puluhan miliar rupiah.
Gojek, Tokopedia, Bukalapak, & Traveloka tepis dugaan investasinya lari Ke Singapura
Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan investasi e-commerce di level unicorn asli Indonesia tidak pernah tercatat ada aliran modal atau investasi ke Indonesia.
Kepala BKPM Thomas Trikasi Lembong beralasan induk perusahaan unicorn Indonesia berada di Singapura. Sehingga investasi perusahaan rintisan anak bangsa itu lari ke negara tetangga tersebut.
Hal tersebut diketahui Thomas dari hasil riset yang dilakukan oleh Google dan Temasek.
Dari riset tersebut, 4 unicorn Indonesia yakni Gojek, Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia.
Menanggapi dugaan tersebut baik Gojek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka menepisnya.
Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marita mengatakan Gojek adalah perusahaan yang terdaftar di Indonesia dengan nama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa.
Di mana seluruh penanaman modal dan investasi ditanamkan dan dibukukan penuh di perusahaan Indonesia tersebut. Nila memastikan Gojek tidak memiliki perusahaan Singapore sebagai induk perusahaan.
“Kami selalu melaporkan penanaman modal tersebut sesuai amanat yang diberikan oleh BKPM,” kata Nila kepada Kontan.co.id, Selasa (30/7/2019).
Lebih lanjut Nila menuturkan, Gojek adalah perusahaan rintisan Indonesia, dengan head office di Indonesia dan 90% dari pegawai Gojek adalah orang asli Indonesia.
• Viral Kabar Data Pelanggan Ojek Online Dicatut Fintech Ilegal, Manajemen Gojek Angkat Bicara
Senada VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan saat ini, tokopedia terdaftar sebagai PMA, di mana seluruh perizinan dari BKPM sudah didapatkan.