Izin FPI

FPI Disindir Maman Imanulhaq Terlalu Berpolitis, Awit Mashuri: Sensi Aja Masalah Pilpres

Kabid Penegakan Khilafah DPP FPI, Awit Mashuri memberikan tanggapannya saat FPI dinilai oleh Politisi PKB, Maman Imanulhaq sibuk berpolitik.

FPI Disindir Maman Imanulhaq Terlalu Berpolitis, Awit Mashuri: Sensi Aja Masalah Pilpres
Capture Youtube Najwa Shihab
Kabid Pengakan Khilafah DPP ormas Front Pembela Islam (FPI), Awit Mashuri memberikan tanggapannya saat FPI dinilai oleh Politisi PKB, Maman Imanulhaq tak lagi berdakwah justru sibuk berpolitik. 

TRIBUNWOW.COM - Kabid Penegakan Khilafah DPP ormas Front Pembela Islam (FPI), Awit Mashuri memberikan tanggapannya saat FPI dinilai oleh Politisi PKB, Maman Imanulhaq lagi berdakwah justru sibuk berpolitik. 

Awit Mashuri pun menjelaskan dan memberikan pembelaan bahwa FPI bukan sembarang berpolitik.

Dikutip TribunWow.com, hal ini diungkapkan keduanya saat menjadi narasumber dalam program Mata Najwa dikutip dari saluran YouTube Najwa Shihab Kamis (1/8/2019).

"Kang Maman, pertanyaan saya apakah sudah berubah, kalau melihat dari kurung waktu 3-4 tahun terakhir? atau menjelang ramai-ramai kontestasi politik kemarin? Bagaimana menilai FPI sekarang?" tanya presenter Najwa Shihab.

Menurut Maman Imanulhaq bahwa FPI terlihat lebih politis dan dakwahnya hilang.

"Justru berubah lebih politis. Dakwahnya malah ilang. Sangat terlihat dari beberapa aspek politis," ujar Maman Imanulhaq.

Pembubaran FPI Diisukan Syarat Kepulangan Habib Rizieq, Mardani Ali Sera Beberkan Bantahan Berikut

FPI dinilai oleh Politisi PKB, Maman Imanulhaq tak lagi berdakwah justru sibuk berpolitik.
FPI dinilai oleh Politisi PKB, Maman Imanulhaq tak lagi berdakwah justru sibuk berpolitik. (Capture Youtube Najwa Shihab)

FPI Sedang di Ujung Masa Izin Berlaku Ormas, Inilah Sepak Terjang FPI dari Tahun 1998 hingga 2018

Maman Imanulhaq lalu memberikan sarannya kepada FPI agar kembali fokus untuk berdakwah.

Bahkan ia menyindir sosok yang didukung FPI di Pilpres 2019 yakni Prabowo Subianto yang justru bertemu dengan saingannya, Joko Widodo (Jokowi) makan siang bersama.

"Ini yang justru sangat ingin saya katakan. Kembalilah FPI menjadi sebuah Front Pembela Islam yang ramah, dakwah yang menyejukkan merangkul semua kalangan, bukan telibat hal-hal yang politis. Politis itu bersifat dinamis, seseorang yang dibela habis-habisan oleh FPI misalnya, berubah bisa makan di MRT dan sebagainya, itu kan lucu banget," papar Maman Imanulhaq.

Ia pun membanggakan politik NU dan meminta FPI untuk menirunya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved