Piala Indonesia

Ratu Tisha Sebut Kondisi Keamanan Tak Layak, Advokat Makassar akan Laporkan ke Mabes Polri

Advokat Makassar, Isdar Yusuf akan melaporkan Sekjen PSSI, Ratu Tisha ke Mabes Polri terkait pernyataannya yang sebut tentang keamanan Piala Indonesia

Ratu Tisha Sebut Kondisi Keamanan Tak Layak, Advokat Makassar akan Laporkan ke Mabes Polri
MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM
Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria saat di Gedung Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/12/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Permasalahan baru muncul setelah penundaan laga final leg kedua Piala Indonesia antara PSM Makassar vs Persija Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Advokat asal Makassar, Isdar Yusuf mengaku keberatan dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha Destria.

Dikutip TribunWow.com dari TribunTimur, Isdar Yusuf mengatakan pernyataan yang disampaikan oleh Ratu Tisha terkait dengan keamanan menggelar laga merupakan keterangan palsu.

Dirinya menambahkan, Ratu Tisha tidak berhak untuk menentukan situasi keamanan dalam sebuah pertandingan.

4 Poin Penjelasan Resmi PSM seusai Laga Lawan Persija Jakarta di Final Piala Indonesia Resmi Ditunda

Bahkan ia bersama advokat Makassar akan melaporkan Sekjen PSSI itu ke Mabes Polri.

"Kami Advokat Makassar akan melaporkan Ratu Tisha, sehubungan dengan surat yang dikeluarkan menyatakan kondisi kemanan di Makassar tidak layak untuk digelar pertandingan," ujarnya.

"Padahal yang berhak menyatakan aman adalah pihak kepolisian. Oleh karena itu, patut diduga itu adalah keterangan palsu," sambungnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan kabar bahwa situasi pertandingan tidak aman adalah sebuah hoaks.

Bahkan, dari pihak keamanan terdapat 4.000 personel yang terdiri Polda Sulawesi Selatan beserta beserta jajaran dari Polresta Makassar, Polres Gowa, Polres Pangkep, Polres Maros, Polres Takalar dan Polres pelabuhan.

Tanggapan Persija Jakarta soal Penundaan Laga Final Piala Indonesia PSM Makassar Vs Persija Jakarta

Sementara itu menanggapi kasus pelemparan kepada bus romongan Persija Jakarta adalah pelampiasan dari suporter yang tidak mendapatkan tiket.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved