Terkini Daerah
Videonya saat Teriak dan Marah karena Ditilang Viral, Pria di Pontianak Ini Ternyata Bawa 2 Kerambit
Pemuda diamankan Satreskrim Polresta Pontianak karena tertangkap membawa senjata tajam kala sebelumnya sempat teriak dan marah-marah saat ditilang.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Seorang pemuda berinisial AS (22) diamankan Satreskrim Polresta Pontianak karena tertangkap membawa senjata tajam kala sebelumnya sempat teriak dan marah-marah saat ditilang.
Pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam ini diketahui melawan petugas kepolisian yang sedang menilangnya.
Pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam ini awalnya melawan petugas Sat Lantas Polresta Pontianak, merasa tidak terima saat diingatkan dan ditilang karena tidak mengenakan helm saat berkendara.
• Viral di IG, Video Sopir Truk Nyetir Ugal-ugalan Dihukum TNI dan Warga, Disuruh Koprol di atas Aspal
AS marah-marah ke petugas Satlantas Polresta Pontianak, bahkan videonya marah-marah ke petugas sempat viral di media sosial (medsos).
Dalam video yang beredar, terlihat pemuda mengenakan jaket Levis berwarna biru pudar serta menenteng tas selempang loreng protes dan teriak-teriak kepada petugas kepolisian yang menghentikan kendaraannya.
"Ini ade, ini ade ni, SIM-nya ada" teriak pemuda itu ke petugas kepolisian yang menilang temannya.
Sementara temannya bersikap kooperatif pada petugas dan menyerahkan SIM yang ia bawa.
Petugas pun kemudian bertanya kepada pemuda tersebut mengapa tidak mengenakan helm yang ada di motornya.
Tak menjawab, pemuda itupun mengajak temannya pergi setelah mendapat surat tilang dari kepolisian sembari kembali berteriak ke petugas, dan petugas pun meminta pemuda itu untuk lebih tenang.
"Ndak usah teriak teriak Dul, ndak usah cari perhatian orang ya," kata petugas.
"Inikan betul, ada SIM dibilang ndak ada SIM," kata AS terlihat emosi.
"Saya tidak katakan, saya tanyakan mana SIM kamu tunjukkan, mana SIM," kata petugas.
• Viral Video Ayah Minta Maaf di Samping Jenazah Putrinya, Tak Bisa Temani karena Tugas Negara
Setelah perdebatan cukup panjang, akhirnya kedua pemuda itu digiring petugas ke Mapolresta Pontianak.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata pemuda berinisial AS yang berteriak kepada petugas kedapatan membawa dua senjata tajam jenis Kerambit.
Kerambit disimpan dalam tas selempang lorengnya, dan akhirnya petugas kepolisian pun langsung menahan pemuda tersebut.