Breaking News:

Kabar Tokoh

Edy Rahmayadi: Sekarang Saya Tidak Tentara Ditakut-takuti

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku mendapatkan ancaman dengan ditakut-takuti oleh oknum.

bolasport.com
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku mendapatkan ancaman dengan ditakut-takuti oleh oknum.

Edy mengatakan ada oknum-oknum yang mencoba menakut-nakuti dirinya setelah dirinya pensiun sebagai tentara.

Pengakuan itu disampaikan Edy Rahmayadi saat menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan ke lima, di Hotel Santika Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kota Medan, Sabtu (20/7/2019).

Namun, Edy tidak menerangkan secara jelas siapa dan apa maksudnya dengan "ditakut-takuti".

Mantan Pangkostrad ini hanya menceritakan bahwa ada tentara yang mencoba-coba untuk menakutinya saat menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.

 Sedang di Perkebunan Sawit, 2 Orang Terduga Pembunuhan Mayat Tanpa Busana di Kalbar Diamankan Polisi

"Tentara-tentara sekarang ini sok-sokan sama saya ini," ujar Edy Rahmayadi disambut tawa para tamu undangan.

"Dia lupa saya mantan tentara."

"Sekarang saya tidak tentara, ditakut-takuti, sudah habis takut saya," tambahnya pada Tribun Timur.

Selain itu, ia menceritakan, betapa sulitnya untuk pensiun dari Tentara Negara Indonesia (TNI).

Bahkan, Presiden Joko Widodo sempat memberikan nasihat kepadanya untuk bersabar, agar tidak terlalu cepat pensiun dari TNI.

"Bapak-bapak bisa silakan tanya, saya minta pensiun untuk jadi gubernur prosesnya sulit sekali. Pak Jokowi bilang jangan Edy (pensiun), coba pikirkan nanti," jelasnya.

 Kapolri Tito Karnavian Akui Tak Nyaman Memproses Hukum Purnawirawan Tentara, Ini Kata Panglima TNI

Ia mengatakan, keputusannya untuk pensiun dari TNI sudah matang.

Tekadnya sudah kuat untuk pensiun dan kembali ke Sumut untuk mengabdi kepada masyarakat.

Dengan tujuan membangun Sumatera Utara lebih bermartabat ke depannya.

Edy mengaku prihatin dengan Sumut saat ini yang menurutnya sudah sangat tertinggal dari provinsi lain.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Tags:
Edy RahmayadiTNISumatera Utara
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved