Terkini Daerah

Dua Pimpinan Pesantren Cabuli 15 Santri di Aceh, 20 Persen dari 300 Santri Pilih Pindah

Dua pimpinan pesantren di Lhokseumawe Aceh cabuli 15 santri, 20 persen dari 300 santri baru pilih pindah ke pesantren lain.

Dua Pimpinan Pesantren Cabuli 15 Santri di Aceh, 20 Persen dari 300 Santri Pilih Pindah
KOMPAS.com/MASRIADI
Puluhan orangtua santri mendatangi kompleks Pesantren AN, di Kompleks Panggoi Indah, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat (12/9/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Dua pimpinan Pesantren AN, Kompleks Panggoi Indah, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe telah melakukan pencabulan kepada 15 santrinya.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (22/7/2019), akibat pencabulan kepada 15 santri itu, 20 persen dari 300 santri memilih pindah ke pesantren lainnya.

Pemerintah Kota Lhokseumawe, Muslem, menyebutkan 20 persen santri yang pindah itu umumnya santri yang baru mendaftar ke pesantren untuk tahun ajaran 2019-2020.

Sedangkan santri yang sudah lama belajar di pesantren itu memilih untuk menamatkan pendidikan di sana.

“Kalau santri lama, rata-rata ingin menamatkan pendidikan di pesantren itu. Yang pindah itu umumnya santri baru mendaftar. Anak baru tahun ini,” kata Muslem.

Sempat akan Jual Anak untuk ke Malaysia, Wanita di Mempawah Tusuk Ibu dan Siram Air Panas ke Adik

Muslem menyebut sejak insiden pencabulan itu, pengurus baru pesantren memastikan proses belajar mengajar dilakukan di gedung baru di Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe.

Pemerintah setempat kini juga terus memperketat pengawasan terhadap sejumlah pesantren di kota itu.

“Kami juga awasi proses transisi ini, proses pemindahan hingga normalnya proses belajar-mengajar di lokasi yang baru di gedung eks Pesantren Muhajirin Blang Mangat, Lhokseumawe,” ujarnya.

Diketahui, dua pimpinan pesantren, AI dan MY ditangkap polisi atas kasus pelecehan seksual terhadap 15 santrinya.

Warga setempat pun meminta agar pesantren itu tidak beroperasi lagi setelah masa kontrak habis.

Kronologi Lisa Marlina yang Dituduh Hina Bali, Dilaporkan Niluh Djelantik Meski Sudah Klarifikasi

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved