Breaking News:

Kabar Tokoh

Akui Kecewa dengan Hasil Investigasi TGPF, Novel Baswedan: Mereka Mengada-ada, Saya Enggak Ngerti

Novel Baswedan mengkritik pengungkapan kasus penyiraman air keras yang dilakukan oleh TGPF. Novel menilai banyak poin yang mengada-ada.

Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Ananda Putri Octaviani
(DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com)
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/12/2018) 

"Kedua, kasus mantan ketua mahkamah konstitusi, Akil Mochtar."

"Ketiga, kasus Sekjen Mahkamah Agung."

"Keempat, kasus Bupati Buol Arman Batalipu."

"Kelima, kasus wisma atlet."

"Keenam, kasus yang tidak dalam penanganan tetapi memiliki potensi. Sekali lagi, mungkin kasus ini tidak terkait dengan pekerjaan beliau (Novel) atau teman-teman di KPK saat ini, tetapi tidak menutup kemungkinan kasus ini juga punya motif, yakni kasus penanganan sarang burung walet," sambungnya.

Untuk diketahui, Novel Baswedan disiram dengan air keras oleh orang tak dikenal, 11 April 2017 lalu.

Pelaku adalah dua pria menggunakan sepeda motor.

Saat itu diketahui, Novel Baswedan sedang berjalan menuju rumahnya setelah beribadah salat subuh di Masjid Al Ihsan.

Akibat penyiraman tersebut, Novel mengalami luka cukup parah di bagian matanya.

(TribunWow.com/Nila/Atri)

WOW TODAY:

Tags:
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF)Hasil Investigasi TGPF Kasus Novel BaswedanNovel Baswedan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved