Perseteruan Fairuz dan Galih Ginanjar

Laporan yang Diajukan Ditolak, Pengacara Rey Utami dan Pablo Benua Sebut Hotman Paris Tidak Tahu UU

Pengacara Rey Utami dan Pablo Benua, Andar Situmorang terlihat emosi saat laporannya ditolak. Hingga, ia menuduh berlian milik Hotman Paris palsu.

Laporan yang Diajukan Ditolak, Pengacara Rey Utami dan Pablo Benua Sebut Hotman Paris Tidak Tahu UU
KOMPAS.com/IRA GITA
Fairuz A Rafiq (kiri) dan suaminya Sonny Septian (tengah), bersama kuasa hukum mereka, Hotman Paris (kanan), saat tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/7/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Kuasa hukum pasangan selebriti Rey Utami dan Pablo Benua, Andar Situmorang
menyebut pengacara kondang Hotman Paris Hutapea adalah pengacara yang tidak paham Undang-Undang (UU).

Andar Situmorang memberikan pernyataan tersebut setelah laporannya untuk artis Fairuz A Rafiq dan Hotman Paris ditolak oleh SPKT Polda Metro Jaya.

Hal itu ia sampaikan pada awak media dan diunggah pada channel YouTube beepdo dengan judul 'Laporkan Hotman Paris dan Fairuz, Andar Situmorang Ditolak Polisi' yang tayang pada Senin (15/7/2019).

Muncul Sosok Wanita yang Mengaku Masih Jadi Istri Sah Pablo Benua, Ini Tanggapan Keluarga Rey Utami

Andar Situmorang di depan kantor Polda Metro Jaya memberikan penjelasan kepada awak media terkait laporan yang telah ia ajukan.

Namun, laporan tersebut tidak diterima oleh pihak kepolisian.

Pada awak media, Andar Situmorang menyebut Hotman Paris adalah pengacara yang tidak paham Undang-Undang.

"Sekarang Hotman Paris yang mengaku pengacara tapi tidak mengerti Undang-Undang, tidak mengerti KUHP dipertontonkan kepada seluruh rakyat Indonesia," ucap Andar Situmorang, Senin (15/7/2019).

Pengacara Rey Utami dan Pablo Benua, Andar Situmorang setelah mengajukan laporan pada Polda Metro Jaya yang akhirnya ditolak, Senin (15/7/2019).
Pengacara Rey Utami dan Pablo Benua, Andar Situmorang setelah mengajukan laporan pada Polda Metro Jaya yang akhirnya ditolak, Senin (15/7/2019). (YouTube beepdo)

Ia pun menjelaskan bahwa Hotman Paris sedang berada di lingkup yang bukan kapasitasnya.

Andar Situmorang mengatakan, seharusnya seorang Fairuz A Rafiq yang merupakan pelapor tidak memerlukan pendampingan dari pengacara.

"Dia ini mendampingi bukan kuasa pelapor, bukan kuasa pelapor. Karena pelapor itu tidak mengenal kuasa hukum, tidak mengenal pengacara," jelas Andar Situmorang.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved