Breaking News:

Sidang Sengketa Pilpres 2019

Kuasa Hukum 01 Sebut Salaman seusai Sidang sebagai Rekonsiliasi, Pengacara 02 Tak Sepakat: Oh Enggak

Tim Hukum 02 Teuku Nasrullah memanggil Tim Hukum 01 Luhut Pangaribuan untuk bersalaman usai sidang. Keduanya beda pendapat saat bahas rekonsiliasi.

Capture Youtube Talk Show tvOne
Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Teuku Nasrullah memanggil Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Luhut Pangaribuan untuk bersalaman dan mengucapkan selamat di tengah wawancaranya dengan tvOne. 

TRIBUNWOW.COM - Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Teuku Nasrullah memanggil Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Luhut Pangaribuan untuk bersalaman dan mengucapkan selamat di tengah wawancaranya dengan tvOne.

Dikutip TribunWow.com hal tersebut tampak dalam program 'Selamat Datang Presiden Terpilih' di kanal YouTube Talk Show tvOne, Kamis (27/6/2019).

Seusai memberikan jawaban pada jurnalis tvOne, Teuku Nasrullah menghadap ke arah samping kanannya dan menyebutkan bahwa ada Luhut di sana.

Tolak Dalil Prabowo-Sandi soal Jabatan Maruf Amin di Bank Syariah, Ini Pertimbangan MK

"Di sini ada Bang Luhut ya. Saya ucapkan dulu, Bang Luhut sebagai lawyer kuasa hukum pihak 01. Selamat bang," kata Teuku Nasrullah pada Luhut yang berdiri di sebelahnya.

"Artinya kita sudah bersatu kembali," kata Luhut menanggapi ucapan selamat Nasrullah.

Mendengar hal tersebut, Nasrullah tampak langsung memberikan sanggahan.

"Oh, enggak," tegas Nasrullah.

"Ini rekonsiliasi," ujar Luhut.

"Ini tidak ada rekonsiliasi antara 01-02. Ini adalah kuasa hukum begitu selesai sidang, kami salaman. Soal 01-02 sudah beda," tegas Nasrullah.

Luhut tampak tak sependapat dan mencoba memberikan penjelasannya kembali, dengan tangan keduanya tampak masih saling terkait.

Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Teuku Nasrullah memanggil Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Luhut Pangaribuan untuk bersalaman dan mengucapkan selamat di tengah wawancaranya dengan tvOne.
Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Teuku Nasrullah memanggil Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Luhut Pangaribuan untuk bersalaman dan mengucapkan selamat di tengah wawancaranya dengan tvOne. (Capture Youtube Talk Show tvOne)

"Jadi artinya dengan salaman ini, artinya kan sudah selesai perkaranya," ujar Luhut.

"Tadi kan dikatakan final. Kan enggak ada lagi proses. Jadi artinya sudah selesai."

"Ini untuk Indonesia, tidak ada lagi 01-02. Sekarang, Indonesia," jelasnya.

Tim Hukum 02: Kami Tak Punya Ruang Menyanggah Dalil MK meski Ada 1001 Pertanyaan yang Bisa Diajukan

Nasrullah yang tak sepakat menyatakan bahwa salamannya ini bukan soal rekonsiliasi.

"Enggak, ini saya melihat lebih kepada profesi kita sebagai advokat. Selesai di ruang sidang kita tetap bersahabat," ujar Nasrullah yang disambut senyum Luhut.

Namun, Luhut tetap terus menyinggung soal rekonsiliasi.

"Profesi. Sebagai profesi kita juga bagian dari Indonesia ini, untuk menatap ke depan. Jadi kita jangan lihat lagi ke belakang," ujar Luhut.

Terlihat, setelah menyatakan hal tersebut keduanya menarik tangan dan berhenti bersalaman.

Setelahnya, Luhut masih melanjutkan argumennya, sementara Nasrullah pamit pada jurnalis tvOne menggunakan isyarat tangannya.

Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Teuku Nasrullah pamit pada jurnalis tvOne menggunakan isyarat tangannya sementara Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Luhut Pangaribuan masih di tengah wawancara.
Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Teuku Nasrullah pamit pada jurnalis tvOne menggunakan isyarat tangannya sementara Anggota Tim Kuasa Hukum pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Luhut Pangaribuan masih di tengah wawancara. (Capture Youtube Talk Show tvOne)

Zulkifli Hasan Sebut Prabowo Sudah Nyatakan Koalisi Adil Makmur Berakhir, PAN akan Gabung Jokowi?

Dalam argumennya, Luhut menegaskan bahwa setelah putusan MK sudah tidak boleh lagi ada 01-02.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved