Sidang Sengketa Pilpres 2019

Bahas Pelatihan TKN, Andre Rosiade: Saya Bela Jansen Sitindaon, Ferdinand Hutahaean Malah Bela TKN

Andre Rosiade mengaku heran saat Ferdinand Hutahaean justru membela TKN Jokowi-Ma'ruf saat berdiskusi dengan Politisi PDIP Dwi Ria Latifa.

Bahas Pelatihan TKN, Andre Rosiade: Saya Bela Jansen Sitindaon, Ferdinand Hutahaean Malah Bela TKN
Capture Youtube Talkshow tvOne
Politisi Gerindra, Andre Rosiade mengaku heran saat Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean justru membela TKN Jokowi-Ma'ruf saat keduanya berdiskusi dengan Politisi PDIP Dwi Ria Latifa dalam Program Apa Kabar Indonesia Pagi, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Politisi Gerindra, Andre Rosiade mengaku heran saat Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean justru membela TKN Joko Widodo (Jokowi-Ma'ruf) saat keduanya berdiskusi dengan Politisi PDIP Dwi Ria Latifa dalam Program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Selasa (25/6/2019).

Dalam program yang bertajuk 'Menanti Ketuk Palu Sengketa Pilpres' itu, Ferdinand disebut membela TKN ketika Andre menyatakan bahwa dirinya sedang membela Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon.

Hal ini berawal ketika Ferdinand yang mengaku menunggu hasil putusan MK, menilai bahwa tim 01 dan 02 memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kondisi Terkini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini setelah Dilarikan ke ICU Rumah Sakit

"Tim 02 kemarin saya lihat kurang mampu menunjukkan dan membuktikan bahwa telah terjadi kecurangan yang TSM," kata Ferdinand.

Sementara, ujar Ferdinand saksi 01 justru hadir membuka sesuatu yang seharusnya ditutup, yaitu terkait dengan ToT, atau pelatihan TKN yang diduga berisi materi ajarkan melakukan kecurangan.

"Tapi ToT itu tak bisa dikategorikan bahwa itu perencanaan untuk curang secara TSM," jelas Ferdinand.

Andre lantas memberikan tanggapan atas pernyataan Ferdinand terkait ToT ini.

"Sebenarnya ToT itu kalau kita bisa lihat nih, Jansen Sitindaon, teman saya dan Ferdinand ini korban ToT," kata Andre.

Arsul Sani Sebut Omongan Bambang Widjojanto soal MK Bisa Jadi Bahan Tertawaan Dunia Advokat

Andre lantas menyebut soal adanya pernyataan dalam ToT itu bahwa 02 itu memiliki pendukung dengan paham radikalisme.

"Narasi itu dibangun kan, di media mainstream dan di media sosial, stempel kami ini adalah orang yang didukung oleh islam radikal."

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved