Sidang Sengketa Pilpres 2019

Yusril: Ketika Kubu 02 Diberi Kesempatan, Mereka Tak Mampu Membuktikan, Jadi Bukan Salah Kami Lagi

Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa kubu 02 sudah diberikan kesempatan untuk membuktikan tuduhan kecurangan pilpres dalam sidang MK.

Yusril: Ketika Kubu 02 Diberi Kesempatan, Mereka Tak Mampu Membuktikan, Jadi Bukan Salah Kami Lagi
WARTA KOTA
Ketua Tim Hukum 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. 

TRIBUNWOW.OM - Ketua Tim Hukum 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah diberikan kesempatan untuk membuktikan tuduhan kecurangan pilpres dalam sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu dikatakan Yusril di sela sidang lanjutan, seperti yang dikutip TribunWow.com dari tayangan Berita Satu, Sabtu (22/6/2019).

Yusril menilai sangat sedikit bukti yang disampaikan kubu 02 dalam sidang MK terkait dugaan kecurangan pemilu secara terstruktur, sitematis, dan masif (TSM).

Sebut Pihak 02 sebelumnya Tak Keberatan soal Hasil Pilpres, Yusril: Kenapa Kemudian Dibawa ke MK?

"Kami melihat di persidangan ini terlalu banyak slogan-slogan diungkapkan tapi sangat minim bukti-bukti," jelas yusril.

"Padahal kalau mereka mendalilkan adanya kecurangan, adanya pelanggaran secara TSM harusnya mereka buktikan," sambungnya.

Yusril menyatakan, pihaknya telah memberikan kesempatan kubu 02 untuk mengungkapkan dan membuktikan tuduhan kecurangan yang dilakukan oleh kubu 01.

Namun, saat diberi kesempatan, Yusril mengatakan bahwa kubu Prabowo-Sandi malah tak mampu membuktikannya.

Untuk itu, dirinya menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah kesalahan kubu Jokowi-Ma'ruf.

Soal Penangguhan Penahanan Soenarko, Moeldoko Enggan Komentar: Nanti Jadi Blunder

"Saya kan dari awal mengatakan silakan kami tidak akan menghalang-halangi. Silakan MK buka kesempatan seluas-luasnya agar kuasa hukum Pak Prabowo-Sandi mengungkapkan dan membuktikan terjadinya kecurangan itu agar tidak sekedar suatu tuduhan," jelas Yusril.

"Kan ketika sudah diberikan kesempatan mereka tidak mampu untuk membuktikannya."

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved