Breaking News:

Sidang Sengketa Pilpres 2019

Seisi Ruangan Tertawa saat Saksi 01 Beri Keterangan soal 'Kecurangan adalah Bagian dari Demokrasi'

Sidang sengketa hasil pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi dipenuhi gelak tawa saat saksi dari kubu 01 Anas Nashikin bersaksi.

Tribunnews/Jeprima
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman memimpin sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). Sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum atau Sengketa Pilpres mengagendakan pemeriksaan pendahuluan kelengkapan dan kejelasan pemohon dari tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN). 

TRIBUNWOW.COM - Sidang sengketa hasil pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi dipenuhi gelak tawa saat saksi dari kubu 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin Anas Nashikin bersaksi.

Hal tersebut bermula saat Anas Nashikin menjelaskan soal diksi 'kecurangan adalah bagian dari demokrasi', Jumat (21/6/2019).

Penjelasan itu dikatakan Anas terdapat dalam slide materi pelatihan saksi pemilu TKN pada 20-22 Februari 2019 di Jakarta.

Anas Nashikin awalnya mengatakan, pada saat penyusunan materi itu, tak seserius seperti saat ini.

Saat ia mengatakan itu, beberapa orang di ruangan sidang sengketa Pilpres 2019 mulai tertawa.

Lalu, di sini lah Anas mulai mengumpamakan mengenai antisipasi kecurangan dalam Pemilu 2019.

Sebut Saksi 02 Tak Bisa Buktikan Pemilu Curang, Yusril Ihza: Jauh Lebih Penting Mempidanakan BW

Ia mengumpamakan kecurangan itu ke dalam penyakit batuk.

"Kira-kira filosofisnya. Anda batuk mau batuk kering batuk apapun minum Konidin (merk obat batuk) kira-kira begitu. Jadi dalam pemilu ada kecurangan jenisnya kecurangan sebelum, kecurangan hari H, dan kecurangan pascapemilu, dan itu harus kalian (saksi) antisipasi. Pakai apa? pakai aplikasi yang namanya Jamin," kata Anas dikutip dari tayangan di Kompas TV.

Lagi, seisi ruangan sidang tertawa mendengar perumpamaan Anas.

Menurut Anas, runtutan materi itu disampaikan dengan maksud tertentu.

"Agar peserta (saksi) dengan cara pengorganisasian saksi dibantu dengan aplikasi Jamin, maka akan tercipta pemilu yang terhindar dari kecurangan."

"Jangan di balik, kalau di balik bahaya. Anda minum Konidin maka Anda batuk, ini jadi bahaya namanya," ujar Anas.

Ratna Sarumpaet Akui Kapok Kritisi Pemerintah dan Tak Pedulikan soal Hasil Pilpres

Mendengar celotehan itu, tawa dari sejumlah orang yang ada di ruang sidang pecah.

Termasuk Anas, ia juga sempat tertawa setelah memberikan penjelasan.

Anas mengatakan, slide materi tersebut sengaja dibuat memakai diksi 'kecurangan merupakan bagian dari demokrasi' agar memberi perhatian dan keterkejutan peserta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Tags:
Sidang Sengketa Pilpres 2019Mahkamah Konstitusi (MK)Saksi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved