Pilpres 2019

Soal Ma'ruf Amin yang Disebut Bekerja di BUMN, Bambang Widjojanto: KPU Tak Bisa Berstandar Ganda

Bambang Widjojanto komentari pernyataan KPU soal Ma;ruf Amin yang disebut bekerja di anak perusahaan BUMN.

Soal Ma'ruf Amin yang Disebut Bekerja di  BUMN, Bambang Widjojanto: KPU Tak Bisa Berstandar Ganda
YouTube Macan Idealis
Vasco Ruseimy dan Bambang Widjojanto 

Menurut BW, KPU seharusnya tak menggunakan standar ganda dalam kasus ini.

Karena KPU pernah juga menemui kasus yang sama.

"Isunya itu kan yang paling menarik kita mau cari pemimpin yang standar moralnya menjadi dasar filosofi di pasal itu enggak? Dan saya juga mau bilang sama KPU, KPU jangan bermain-main dan jangan berstandar ganda," ujar BW.

"KPU sendiri pernah punya satu pendapat di satu kasus yang dia tangani, dia menyatakan bahwa bakal calon adalah anggota atau karyawan badan yang anggarannya bersumber dari keuangan negara, coba cek lah KPU, jadi Anda enggak bisa berstandar ganda," tambahnya lagi.

Lihat videonya 7.41:

Sebelumnya, KPU menegaskan bahwa Ma'ruf Amin telah lolos verifikasi cawapres meskipun menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah di BNI Syariah dan Mandiri Syariah.

Ma'ruf dinyatakan memenuhi syarat, lantaran kedudukannya bukan sebagai pejabat maupun karyawan.

Kedua bank tersebut bukan pula termasuk BUMN atau BUMD.

Pernyataan Lengkap Prabowo Subianto Meminta Pendukungnya Tak Datang ke MK saat Sidang

Dilansir oleh Kompas.com, KPU juga melakukan klarifikasi ke lembaga-lembaga yang punya otoritas terhadap kedua bank tersebut.

Hasilnya, didapati bahwa Bank BNI Syariah dan Bank Mandiri Syariah adalah anak perusahaan, bukan merupakan BUMN atau BUMD.

Oleh karenanya, KPU pada tahap pendaftaran calon kemudian menyatakan Ma'ruf Amin memenuhi syarat sebagai cawapres.

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved