Kabar Tokoh

Habil Marati Diduga Danai Makar, Sekjen PPP Arsul Sani Ungkap Tak 100 Persen Kadernya Dukung Jokowi

Sekjen PPP Arsul Sani angkat bicara soal kader partainya, Habil Marati diduga danai makar, padahal PPP merupakan partai pengusung Capres Jokowi.

Habil Marati Diduga Danai Makar, Sekjen PPP Arsul Sani Ungkap Tak 100 Persen Kadernya Dukung Jokowi
Capture Youtube metrotvnews
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) angkat bicara soal kader partainya, Habil Marati diduga danai makar, padahal PPP merupakan partai pengusung Calon Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani angkat bicara soal kader partainya, Habil Marati yang diduga mendanai makar, padahal PPP merupakan partai pengusung Calon Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi).

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut seperti tampak dalam video yang diunggah di saluran YouTube metrotvnews, Rabu (12/6/2019).

Staf Khusus Menko Polhukam Ungkap Reaksi Wiranto saat Tahu Keterlibatan Kivlan Zen di Aksi 22 Mei

"Sebenarnya kan PPP ini tercatat sebagai pendukung Pak Jokowi. Tetapi kenapa sampai ada kadernya bisa diduga mendanai makar?" tanya sang pembawa acara.

Menanggapi itu, Arsul Sani mengaku dirinya masih mencoba mencari tahu.

Arsul Sani menyebutkan, dalam hal ini perlu untuk tetap menerapkan azas praduga tak bersalah.

Arsul Sani lantas menyinggung soal internal partainya yang ternyata tak 100 persen kader menyatakan dukungan pada calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi).

Arsul Sani tak menampik, bahwa ada juga sebagian kader yang mendukung calon presiden oposisi, Prabowo Subianto.

Pasalnya, terang Arsul Sani, hal tersebut dikarenakan pada Pilpres 2014, PPP memang diketahui sebagai partai pengusung pasangan Prabowo-Hatta, yang kala itu berkompetisi melawan Jokowi-Jusuf Kalla.

Bahas Habil Marati yang Diduga Jadi Penyandang Dana Kivlan Zen, PPP Singgung soal Bantuan Hukum

"Memang kalau kita menengok ke internal PPP, masyarakat juga sudah sama-sama tahu bahwa pasca pemilu 2014, pasca pilpres 2014 di mana PPP saat itu mendukung Pak Prabowo-Pak Hatta, kemudian ketika diputuskan mengusung Pak Jokowi lagi yang berpasangan dengan Kiai Ma'ruf," kata Arsul Sani.

"Itu kan memang banyak atau sebagian dari teman-teman di PPP itu tetap mendukung Pak Prabowo," ungkap dia.

Meski demikian, jelas Arsul Sani, mayoritas partai memang memilih Jokowi-Ma'ruf Amin, sesuai dengan keputusan resmi partai.

"Meskipun mayoritas ya karena memang garis partai, keputusan resmi partai itu mengusung pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf ya tentu dalam pilpres kemarin mendukung Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf," tandas dia.

Simak video selengkapnya:

(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

WOW TODAY:

Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved