Pilpres 2019

TKN Nilai Andre Rosiade Minim Pemahaman, Sebut Jokowi Tinggal Telepon Prabowo jika Mau Bertemu

Dir. Penggalangan Pemilih Muda TKN, Bahlil Lahadalia tanggapi pernyataan Jubir BPN, Andre Rosiade terkait rencana pertemuan Jokowi dan Prabowo.

TKN Nilai Andre Rosiade Minim Pemahaman, Sebut Jokowi Tinggal Telepon Prabowo jika Mau Bertemu
MAULANA MAHARDHIKA
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1 Joko Widodo (kedua dari kiri)-Maaruf Amin (kiri) dan nomor urut 2 Prabowo Subianto (kedua dari kanan)-Sandiaga Uno pada Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas di Kawasan Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Direktur Penggalangan Pemilih Muda Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Bahlil Lahadalia memberikan tanggapan atas pernyataan Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade terkait rencana pertemuan kedua kandidat Pilpres 2019.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Bahlil saat menjadi narasumber di program Mencari Pemimpin KompasTV, Jumat (7/6/2019).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Andre sempat angkat bicara terkait renana rekonsiliasi dan pertemuan antara Calon Presiden 01 Jokowi, dengan Calon Presiden 02 Prabowo.

Jelang Sidang, Refly Harun Singgung Prabowo-Sandi Masih Bisa Menang Meski MK Dianggap Tak Netral

Andre memaparkan kala itu bahwa kubu 01 hanya basa-basi politik di depan media soal rekonsiliasi dan pertemuan.

Ia menilai, jika menginginkan pertemuan terjadi, maka Jokowi harusnya cukup menelpon langsung Prabowo saja.

Pembawa acara yang menerangkan pernyataan Andre itu meminta Bahlil untuk memberikan tanggapan.

Bahlil lantas menilai bahwa pernyataan Andre itu seperti orang yang belum pernah melakukan negosiasi.

Pasalnya, menurut Bahlil, ada metodologi tertentu yang harus dijalani untuk dapat bertemu pasca pemilu ini.

"Ini kalau kita melihat cara berpikir Andre ini seperti orang yang belum pernah melakukan negosiasi," ujar Bahlil.

"Jadi saya melihat bahwa apa yang disampaikan itu mungkin bagi dia benar. Tapi dalam sebuah metodologi dan cara berkomunikasi pada pasca pileg, pilres, ataupun pilkada itu kan ada metodenya."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved