Pilpres 2019

Soal Kemungkinan Demokrat Bergabung ke Jokowi, Johnny G Plate: Kontribusi Apa yang Bisa Diberikan?

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate memberikan tanggapan terkait kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat ke Kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin

Soal Kemungkinan Demokrat Bergabung ke Jokowi, Johnny G Plate: Kontribusi Apa yang Bisa Diberikan?
Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Kamis (2/5/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate memberikan tanggapan terkait kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat ke Kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut seperti tampak dalam program Sorotan tvOne, Jumat (7/6/2019).

Dalam pemaparannya, Johnny G Plate tampak mempertanyakan kontribusi apa yang bisa diberikan Partai Demokrat pada Jokowi-Ma'ruf jika nantinya bergabung ke dalam Kubu 01.

"Kalau bergabung, bertanya, Kontribusi apa yang bisa diberikan?" ujar Johnny G Plate.

Jansen Sitindaon Beberkan Alasan AHY dan Ibas Belum Temui Prabowo di Momen Lebaran

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate memberikan tanggapan terkait kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat ke Kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate memberikan tanggapan terkait kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat ke Kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin. (Capture Youtube tvOneNews)

Dijelaskannya, kontribusi politik ini bisa bermacam-macam.

Misalnya saja, bagaimana konsistensi Demokrat terhadap komitmen politiknya.

Pasalnya, apabila bergabung, maka Partai Demokrat harus sepaham dengan visi dan misi yang dimiliki oleh kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Macam-macam kontribusi politik ya. Ya konsisten terhadap komitmen politiknya itu seperti apa, itu juga perlu disampaikan," jelas Johnny G Plate.

"Karena apa? Secara politik yang diendorse oleh rakyat adalah visi dan misi Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf. Kalau mau bergabung lagi, tentu tidak membawa visi dan misi yang baru yang tidak di endorse oleh rakyat," jelas dia.

Simak videonya mulai menit ke 4.00:

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved