Breaking News:

Kabar Tokoh

Kontras dengan Para Menteri, Polisi, hingga TNI, Menhan Ryamizard Ryacudu Ragukan Ancaman Pembunuhan

Ryamizard Ryacudu berbeda pendapat dengan sejumlah menteri hingga satuan polisi dan TNI dalam menghadapi ancaman pembunuhan kepada 4 pejabat negara.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Pertahanan RI, Jend TNI. Purn. Ryamizard Ryacudu gelar konferensi pers mengenai pelecehan Pancasila oleh oknum militer Australia, di Kementerian Pertahanan RI, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2017). Mantan Kepala Staff Angkata Darat itu menegaskan kerjasama pendidikan militer dengan Australia untuk sementara dihentikan, hingga investigasi insiden pelecehan tersebut selesai. 

"Itu saya imbau sebagai menteri pertahanan jangan sampai terpaksa turun, kalau turun alat saya ya TNI itu jelas alat pertahanan negara, kalau saya turun ingat tidak ada negosiasi tidak ada lagi diskusi, saya selesaikan dengan sebaik-baiknya."

Moeldoko Ungkap Tujuan Jokowi Gelar Pertemuan dengan Sejumlah Purnawirawan Pasca-Kerusuhan 22 Mei

Lihat videonya:

Diketahui, sejumlah menteri yakni Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Menteri dalam Negeri, Menteri Komunikasi dan Informasi, Kepala Kantor Staf Kepresidenan melakukan konferensi terkait ancaman pembunuhan.

Selain itu ada pula Panglima TNI Marsekal Hadi, Kapolri Tito Karnavian yang turut dalam konferensi tersebut, Selasa (28/5/2019).

Tito menyebutkan, ada 4 tokoh nasional yang menjadi target pembunuhan.

Dijelaskannya, nama-nama tokoh negara ini berdasarkan keterangan dari para pelaku dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Dasar kami sementara hanya BAP pro justitia, hasil pemeriksaan kepada tersangka yang sudah kita tangkap. Jadi bukan karena berdasarkan informasi intelijen, beda," jelas Tito dikutip dari tayangan Live tvone.

"Mereka (para perusuh yang ditangkap) menyampaikan nama Pak Wiranto," kata Tito, disambut acungan jari oleh Wiranto yang duduk di sampingnya.

"Terus ada Pak Luhut Menko Maritim, ketiga itu adalah Pak Ka BIN (Budi Gunawan), keempat Bapak Gories Mere," sambung dia.

Sandiaga Uno Bocorkan Adanya Perdebatan Alot Petinggi BPN soal Gugatan hasil Pilpres ke MK

Selanjutnya, Tito menyebutkan ada juga pimpinan lembaga survei yang menjadi target dari kelompok perusuh itu.

Namun, Tito tak mau menyebutkan nama siapa yang ia maksud.

Tito juga menyebut pihaknya akan memberikan pengawalan pada para tokoh yang menjadi target ancaman pembunuhan.

Ancaman itu pun diannggap serius oleh pihak keamanan hingga memberikan pengawalan pada orang yang disebut diancam pembunuhan.

"Yang jelas kami selalu sejak awal begitu ada informasi (target pembunuhan), kami (Polri) memberikan pengamanan dan pengawalan terhadap yang bersangkutan," katanya.

(TribunWow.com/Tiffany Marantika/Ananda)

WOW TODAY:

Sumber: TribunWow.com
Tags:
PolisiTentara Nasional Indonesia (TNI)Ryamizard RyacuduAncaman Pembunuhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved