Breaking News:

Kabar Tokoh

Tanggapi soal Ancaman Pembunuhan Fadli Zon, Pengamat LIPI Bercanda: Biarin Aja Ditembak Baru Dicari

Pengamat Politik LIPI, Hermawan Sulistyo memberikan tanggapan mengenai keluhan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2019). 

Moeldoko lantas menjelaskan bahwa kasus tersebut hal yang berbeda.

Disebutkannya dalam kasus ancaman pembunuhan kepada 4 tokoh tersebut telah jelas ada pelakunya.

"Itu bedanya begini, kita memperoses penangkapan itu muncul adanya ancaman pembunuhan gitu, berbeda case-nya, kalau Pak Fadli Zon mungkin hanya orang ngeblak, mungkin, enggak ada buktinya," ungkap Moeldoko.

"Ini jelas-jelas ada buktinya ada yang ngmong ada yang disuruh jadi berbeda konteksnya jangan disamaratakan," pintanya.

Moeldoko dan Polri Dicibir Takut oleh Pengamat Politik LIPI saat Ditanya Kasus Kivlan Zen

"Jadi ini berangkat dari pengakuan tersangka yang sudah di BAP?," tanya Najwa.

Moeldoko lantas mengatakan Fadli Zon hanya mengarang saja.

"Ya. Bukan ngarang-ngarang, Pak Fadli Zon itu ngarang, suka ngarang-ngarang dia itu," ujarnya seraya ditepuktangani penonton studio.

Lihat videonya di menit ke 11.26

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam jumpa pers di Kantor Kemenkopolhukam membeberkan 4 nama tokoh yang diancam kelompok tertentu, Selasa (28/5/2019).

Tito menyebutkan, ada 4 tokoh nasional yang menjadi target pembunuhan.

Dijelaskannya, nama-nama tokoh negara ini berdasarkan keterangan dari para pelaku dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Dasar kami sementara hanya BAP pro justitia, hasil pemeriksaan kepada tersangka yang sudah kita tangkap. Jadi bukan karena berdasarkan informasi intelijen, beda," jelas Tito dikutip dari tayangan Live tvOne.

"Mereka (para perusuh yang ditangkap) menyampaikan nama Pak Wiranto," kata Tito, disambut acungan jari oleh Wiranto yang duduk di sampingnya.

Tim Hukum BPN Yakin TKN akan Tercengang dengan Bukti Kubu 02 di MK: Nanti Teman-teman Lihat Sendiri

"Terus ada Pak Luhut Menko Maritim, ketiga itu adalah Pak Ka BIN (Budi Gunawan), keempat Bapak Gories Mere," sambung dia.

Selanjutnya, Tito menyebutkan ada juga pimpinan lembaga survei yang menjadi target dari kelompok perusuh itu.

Namun, Tito tak mau menyebutkan nama siapa yang ia maksud.

Tito juga menyebut pihaknya akan memberikan pengawalan pada para tokoh yang menjadi target ancaman pembunuhan.

"Yang jelas kami selalu sejak awal begitu ada informasi (target pembunuhan), kami (Polri) memberikan pengamanan dan pengawalan terhadap yang bersangkutan," katanya.

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah/ Ananda)

WOW TODAY:

Tags:
Fadli ZonHermawan SulistyoMoeldokoNajwa Shihab
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved