Terkini Daerah
Seorang Ibu dan Dua Anak Tewas Tertabrak Gerobak Bermesin saat akan Hadiri Buka Puasa Bersama
Seorang ibu dan dua orang anak tewas tertabrak endet atau gerobak bermesin. Ketiga korban tersebut meninggal ditempat setelah alami luka serius.
Penulis: AmirulNisa
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Korban mengalami luka di kepala dan jenazah mereka langsung dievakuasi ke Instalasi Pemulangan Jenazah RSUD dr Iskak Tulungagung.
Sedangkan Endet dan sopir kini telah diamankan oleh kepolisian setempat.
Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Grobak bermesin atau endet.
Endet sendiri bukan gerobak biasa yang didorong dengan tenaga manusia ataupun hewan.
Endet merupakan kendaraan rakitan warga yang berbentuk seperti truk kecil dan digunakan utuk mengangkut barang.
Gerobak bermesin tersebut pertama muncul di tahun 90-an, dan digunakan sebagai mesin penggiling padi keliling.
Pada awalnya para petani kesulitan bila harus selalu membawa gabah ke tempet penggilingan yang jauh.
"Jadi ide awalnya agar warga tidak susah-susah bawah gabah ke penggilingan. Kami yang datang bawa mesin penggilingnya,” ucap JW (34), seorang pemilik Edet asal Boyolangu.
• Korban Perampokan di Palopo Sempat Teriak sebelum Tewas, Polisi Ungkap Kejanggalan Temuan di TKP
Endet dibentuk dari kerangka mobil yang tetap mempertahankan bagian gardan dan setir.
Hanya bagian mesin yang diganti dengan mesin disel silinder tunggal yang bervolume besar.
Semenjak adanya endet, usaha penggilingan padi mengalami kemunduran.
Para petani lebih memilih untuk menggunakan endet yang lebih efisien.
Nama endet sendiri berasal dari suara yang dikeluarkan yang berbunyi "det...det...det," kemudian disebutlah endet.
Kini endet kembali berevolusi dengan menjadi kendaraan angkut.
• Viral Mahasiswi Tewas dalam Kecelakaan, Jenazahnya Disalatkan Banyak Orang karena Unggahan FB Kakak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaan-di-jalan-raya-yang-membuat-korban-meninggal.jpg)