Kabar Ibu Kota
Ungkap Siapa yang Menyuruhnya, Sopir Ambulans Berlogo Gerindra Berisi Batu Mengaku Belum Dibayar
Sopir mobil ambulans berlogo Partai Gerindra, Yayan Hendrayana mengungkapkan siapa yang menyuruhnya membawa mobil tersebut ke lokasi kerusuhan 22 Mei.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Sopir mobil ambulans berlogo Partai Gerindra, Yayan Hendrayana mengungkapkan siapa yang menyuruhnya membawa mobil tersebut ke lokasi kerusuhan 22 Mei.
Diketahui, Yayan mengendarai mobil ambulans berlogo Partai Gerindra yang mengangkut batu saat terjadi kerusuhan, Rabu (22/5/2019).
Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Jumat (24/5/2019), Yayan mengaku diinstruksikan oleh Dewan Pengurus Cabang Partai Gerindra Tasikmalaya untuk membawa ambulans tersebut.
"Saya disuruh DPC," ujar Yayan, Kamis (23/5/2019).
• Jawaban Polri saat Ditanya Siapa Tokoh yang Membayar Perusuh dalam Aksi 22 Mei
Ia mengaku diminta mengendarai mobil tersebut dari Tasikmalaya ke Jakarta dengan tujuan membantu korban saat aksi 22 Mei.
Menurut keterangan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Pol) Argo Yuwono, Yayan diduga dibayar dengan uang operasional Rp 1,2 juta.
Namun secara tegas ia mengaku bahwa dirinya belum mendapatkan bayaran dari pekerjaannya itu.
"Belum, Pak. Saya juga belum dibayar," kata Yayan.
Argo menjelaskan, Yayan ditangkap saat bersama dengan empat rekannya yang berada dalam satu mobil ambulans saat di Jalan Sabang, Jakarta Pusat.
Empat rekannya itu adalah Obby Nugraha alias Obby, Iskandar Hamid, Syamrosa dan Surya Gemara Cibro.
• Laporan Ancaman Pembunuhannya Dikaitkan dengan Aksi 22 Mei, Adian Napitupulu: Saya Minta Dipastikan
Sebelumnya diberitakan, polisi menyatakan telah menemukan mobil ambulans penuh dengan batu di dekat lokasi demonstrasi.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Rabu (22/5/2019), seperti dikutip dari Kompas.com.
Selain itu, Iqbal juga menjelaskan bahwa pihaknya turut menemukan amplop berisi uang saat menggeledah terduga provokator kerusuhan yang tertangkap.
Bantahan Fadli Zon
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon angkat bicara soal mobil ambulans berlogo partai Gerindra digunakan untuk mengangkut batu saat terjadi kerusuhan 22 Mei, Rabu (22/5/2019).
Fadli Zon mengatakan bahwa mobil partainya tidak mungkin digunakan untuk aksi massa yang terlibat dalam kerusuhan yang terjadi di beberapa titik di Jakarta itu.
Ia menegaskan bahwa mobil ambulans milik Gerindra hanya digunakan untuk melayani warga di tiap-tiap daerah.
• Sebut Prabowo sebagai Ksatria, Ruhut Sitompul Memintanya Dinginkan Suasana
"Saya kira tidak ada ya, kalau ambulans Gerindra itu ratusan ada di mana-mana," tegas Fadli Zon, dikutip TribunWow.com dari Lintas iNews Malam, Kamis (23/5/2019).
"Dan tugasnya adalah bagian untuk selama ini juga melayani warga di daerah masing-masing ya."
"Jadi kalau ada yang kayak gitu pasti enggak mungkin," sambungnya.

• Pos Polisi Solo Terbakar pada Pukul 01.30 WIB, Begini Kronologi dan Keterangan Warga Setempat
Wakil DPR RI ini juga mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra dan juga capres Prabowo Subianto menginstruksikan untuk menjaga situasi tetap damai.
"Karena instruksi kita semua dilakukan dengan cara yang damai," jelas Fadli Zon.
"Bahkan Pak Prabowo mengatakan kita janganlah melawan kalaupun diprovokasi oleh pihak manapun," tandasnya.
Simak videonya di sini.
(TribunWow.com/Atri)
WOW TODAY: