Breaking News:

Pemilu 2019

Minta Maaf ke Bima Arya, Ganjar Pranowo Bocorkan Isi Forum Bogor: Kita Terpaksa Bicara di Forum Ini

Diketahui Forum Bogor diikuti tokoh politik dan 8 kepala daerah, tokoh-tokoh tersebut diketahui memiliki perbedaan haluan politik saat pemilu.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.COM/NAZAR NURDIN
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. 

"Sebenarnya Mbak, niat baik ini pun nanti diterima tidak baik, kami akan tetap bekerja."

"Kita orang yang ingin mendinginkan situasi karena pemilu sudah usai," pungkasnya.

Lihat Videonya di Menit ke 4.33:

Diberitakan sebelumnya, tokoh politik dan 8 kepala daerah yang berkumpul adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur NTB Zulkilfimansyah, dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Kemudian, ada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Adapun, tokoh politik yang hadir, yakni Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan putri Presiden ke-4 RI Abdurrachman Wahid, Zannuba Arrifah Chafsoh alias Yenny Wahid.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (16/5/2019), AHY mengatakan, ia dan kesembilan tokoh lainnya melihat, pasca-pemilu, perselisihan di masyarakat semakin kuat.

Tanggapan Sri Mulyani soal Ancaman Tolak Bayar Pajak Waketum Gerindra Arief Poyuono

Seharusnya, yang terjadi adalah kembali merajut persatuan dan persaudaraan.

"Benih-benih perselisihan tetap tersemai dan ini tak kami harapkan. Karena bagaimana pun kita semua ingin Indonesia tetap utuh," ujar AHY saat dijumpai seusai acara silaturahim tersebut.

Bima Arya menambahkan, pertemuan tokoh lintas elemen atau yang disepakati bernama " Forum Bogor" akan menjadi teladan bagi masyarakat untuk kembali mengedepankan cara-cara musyawarah dan konstitusional.

"Semangat kita sama, bagaimana agar seluruh proses kita hormati. Kita berikan tempat bagi koridor hukum untuk membangun komunikasi satu sama lain. Semua kita ini dipersatukan untuk keinginan Indonesia damai," ujar Bima.

"Kami menyepakati di hari-hari menjelang 22 Mei nanti, terus mengokohkan kebersamaan. Meminimalisir ruang-ruang terjadinya perpecahan. Kami hormat keputusan pada tanggal 22 Mei nanti," lanjut dia.

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

WOW TODAY:

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved