Tips Kesehatan
Penyebab dan Gejala Vertigo serta Cara Tepat Menanganinya
Jika tiba-tiba Anda merasa seperti sedang berputar-putar saat berjalan atau bahkan sedang duduk, Anda mungkin mengalami vertigo.
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Jika tiba-tiba Anda merasa seperti sedang berputar-putar saat berjalan atau bahkan sedang duduk, Anda mungkin mengalami vertigo.
Vertigo adalah jenis pusing atau sakit kepala yang ditandai oleh sensasi, bahwa Anda tiba-tiba merasa berputar atau dunia di sekitar Anda berputar.
Sensasi itu bisa hilang dan muncul lagi atau bisa berlangsung selama berjam-jam atau berhari-hari.
Selain merasa pusing, orang juga mungkin mengalami mual atau muntah, sakit kepala, penglihatan kabur atau detak jantung yang bertambah kencang.
"Pusing tiba-tiba adalah satu di antara alasan utama mengapa banyak orang tua dilarikan ke ruang gawat darurat, tetapi tidak semuanya mengalami vertigo," kata Dr. Marlan Hansen, seorang profesor Otolaringologi di Rumah Sakit Universitas Iowa, dikutip TribunWow dari CBS News, Jumat (10/5/2019).
• Jadi Kanker Paling Mematikan di Dunia, Berikut Cara Mencegah Kanker Paru-paru
Hansen telah mendalami dan mengobati penyakit atau gangguan pada telinga, hidung, tenggorokan dan kepala selama 12 tahun.
Apa yang menyebabkan vertigo?
Penyebab umum vertigo adalah infeksi telinga bagian dalam atau penyakit telinga seperti Vertigo posisional paroksismal benigna atau Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) , Neuronitis vestibularis, dan penyakit Meniere.
BPPV dapat terjadi ketika banyak kalsium menumpuk di saluran telinga bagian dalam, dan hal ini menyebabkan pusing singkat yang berlangsung selama 20 detik hingga satu menit.
Biasanya disebabkan oleh trauma pada kepala atau karena menggerakkan kepala pada posisi yang salah.
Neuritis vestibular disebabkan oleh infeksi telinga bagian dalam.
Infeksi ini menyebabkan peradangan di sekitar saraf yang membantu keseimbangan indera tubuh.
Hal tersebut menyebabkan serangan vertigo yang parah yang dapat berlangsung sehari atau lebih dan kadang-kadang diikuti gangguan pendengaran.
"Seseorang pusing selama satu atau dua hari dan kemudian tidak seimbang," jelas Hansen.
Kabar baiknya, The Cleveland Clinic mengatakan 95 persen pasien vertigo sembuh total dan tidak pernah mengalaminya lagi.
• Tak Hanya Nyeri Dada, Ini Gejala Penyakit Jantung si Silent Killer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-vertigo.jpg)