Breaking News:

Pilpres 2019

Mardani Ali Sera: Saya Belum Bisa Bilang Ini Pemilu Terburuk Sepanjang Reformasi

Politisi PKS Mardani Ali Sera memberikan keterangan terkait penyelenggara pemilu yang mengatakan belum dikategorikan pemilu terburuk.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Mardani Ali Sera 

TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Keadilan Sosial (PKS) Mardani Ali Sera memberikan keterangan terkait penyelenggaraan pemilu.

Hal ini disampaikan Mardani Ali Sera melalui situs miliknya, mardani.info, Senin (6/5/2019).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini mengatakan pemilu tahun 2019 belum bisa dikatakan terburuk sepanjang reformasi.

"Saya sih belum bisa bilang ini Pemilu terburuk sepanjang reformasi, saya berharap evaluasi ini bisa menjelaskan kualitas pemilu 2019 dan jadi masukan untuk pemilu tahun 2024,” ujar Mardani.

Bandingan Jumlah Korban KPPS dengan Korban Bom Bali, BPN Nilai Pemilu 2019 sebagai Bencana Nasional

Namun, Mardani mengatakan harus ada evaluasi atas penyelenggaraannya.

"Saya minta Pemilu 2019 segera di evaluasi menyeluruh yang melibatkan semua stakeholder,” ujar Mardani Ali Sera.

"Saya minta kualitas pelaksanaannya juga harus dievaluasi, " tambahnya.

Menurutnya, banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia menunjukkan kualitas pemilu yang harus diaudit.

“Pemilu adalah ruh negara dalam meinghasilkan pemimpin berkualitas, kecurangan dalam pemilu salah satu racun yang merusak kualitas Pemilu dan demokrasi di Indonesia,” kata Mardani.

PDIP Komentari Mardani Haramkan Tagar 2019GantiPresiden: Dia Sadar Kampanye Pilpres Sudah Berakhir

Pernyataan Mardani soal pemilu 2019 bukan pemilu terburuk, berbeda dengan pernyataan mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto, yang hadir dalam pernyataan pers di sejumlah tokoh pendukung pasangan calon (paslon) 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Pemilu kali ini oleh pengamat disebut pemilu terburuk pasca reformasi," ujar Bambang, di Jakarta, Minggu (21/4/2019).

Menurut Bambang, pemilu kali ini tidak memenuhi asas langsung, umum, bebas dan rahasia serta tidak memenuhi prinsip jujur dan adil (jurdil).

Bambang mengklaim telah banyak terjadi kecurangan dalam pemilu 2019.

Effendi Ghazali Akui Disalahkan Banyak Pihak karena Usulkan Pemilu Serentak, Dibilang Cari Uang

Menurut dia, perlu ada suatu gerakan masif dari masyarakat untuk menuntut kecurangan yang terjadi selama pemungutan suara.

"Kehadiran kami hari ini adalah bagian mendukung suatu kesadaran masif. Kekuatan publik yang tidak suka kecurangan terjadi saat ini," kata Bambang pada Kompas.com.

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

WOW TODAY:

Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved