Breaking News:

Pilpres 2019

Jawaban TKN Aria Bima saat Ditanya Apakah Demokrat Sok Jual Mahal atas Undangan Jokowi untuk AHY

Aria Bima angkat bicara soal pertemuan antara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Jokowi pada Kamis (2/5/2019) lalu.

Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Lailatun Niqmah
Capture Apa Kabar Indonesia Malam di tvOne
Begini jawaban TKN Aria Bima saat ditanya apakah Partai Demokrat sok jual mahal atas undangan Jokowi untuk AHY, Jumat (3/5/2019). 

"Nah, pertemuan itu adalah untuk menentukan pilihan itu enggak sih, ketika memang okelah sebelum 22 Mei 2019 enggak mau pindah tapi setelah 22 Mei 2019 dengan ada pertemuan begini semakin keras kemudian publik melihat eh merapat ke Pak Jokowi, bener enggak sih?" tanya pembawa acara.

"Sama sekali tidak, seperti saya katakan di awal tadi pertemuan itu murni silaturahmi politik, silaturahmi kebangsaan," jawab Jansen.

"Memang Mas AHY ini sudah 8 bulan lebih tidak ketemu dengan Pak Jokowi,"tambahnya.

Jansen menjelaskan alasan AHY lama tidak bertemu dengan Jokowi lantaran sibuk memimpin Partai Demokrat selama Pra-Pemilu 2019.

Kemudian dirinya menyinggung soal 14 program Partai Demokrat yang disampaikan kepada masyarakat saat kampanye sembelumnya.

 Komentari Pertemuan AHY dengan Jokowi, Demokrat Harapkan Tokoh-tokoh Lain Juga Diundang

Ia mengaku bersyukur atas sejumlah program yang disampaikan partainya mendapat respons yang baik dari masyarakat.

"Syukur alhamdulillah feedback-nya ke kami per real count hari ini ada 8,3 persen lah suara masyarakat Indonesia yang memilih Partai Demokrat," ungkap Jansen.

"Tentu 14 priorotas ini harus kami perjuangkan, jangan dulu 14-nya, minimal setengahnya itu harus terjadi kan, cara menjadikan 14 prioritas itu kan melalui kebijakan dan program, yang punya kebijakan dan program kan tentu pemerintahan."

"Makanya kami katakan, kami Partai Demokrat siap bekerja sama dengan pemerintahan siapa pun nanti yang terpilih."

"Di situ lah kuncinya," tegasnya.

Terkait itu, Jansen kembali menegaskan bahwa isu Demokrat akan pindah berkoalisi ke kubu 01 tidaklah benar.

"Jadi kemudian jangan dibawa ke persimpangan jalan, ini Demokrat meninggalkan koalisi 02, enggak," kata Jansen.

 Temui Jokowi di Istana, Angka di Plat Mobil Land Cruiser yang Dikendarai Agus Harimurti Jadi Sorotan

Pernyataan tersebut lantas direspons oleh pembawa acara.

Tampak pembawa acara tertawa terbahak-bahak sembari sedikit menutupi mulut dengan tangan kanannya.

"Ya, ya, ya, ya," ujar pembawa acara setelah tertawa.

Halaman
1234
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved