Breaking News:

Travel dan Kuliner

Gurihnya Gudeg Podomoro Relasi Khas Solo yang Legendaris dan Anti-mainstream

Makanan khas Kota Solo, Gudeg Podomoro Relasi kini tengah menjadi perbincangan. Seperti apa rasanya, simak ulasannya berikut ini.

TribunWow.com/Lailatun Niqmah
Hartuti saat melayani pembeli Gudeg Podomoro Relasi di Dusun II, Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (23/4/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Makanan khas Kota Solo, Gudeg Podomoro Relasi kini tengah menjadi perbincangan.

Terkenal dengan rasa gudeg yang anti-mainstream, gudeg ini selalu ramai pembeli setiap harinya.

Benar saja, saat TribunWow.com menjajal kuliner legendaris ini, antrean sudah sangat panjang di atas 50 orang, Selasa (23/4/2019).

Gudeg Podomoro Relasi ini terletak di Dusun II, Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Gudeg ini hanya buka dari pukul 21.15 WIB hingga 00.00 WIB di depan toko Relasi Jaya.

Menikmati Kuliner Legendaris Tahu Kupat Pak Gombloh Solo yang Jadi Langganan Gatot Nurmantyo

 

Suasana dan antrean di Gudeg Podomoro Relasi di Dusun II, Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (23/4/2019).
Suasana dan antrean di Gudeg Podomoro Relasi di Dusun II, Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (23/4/2019). (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Sedangkan pada siang hari, Gudeg ini jualan di rumah sang pemilik, Hartuti, yang berada di sekitar Toko Relasi.

Tepatnya di gang kecil samping Toko Relasi Jaya.

Di rumah, Gudeg Relasi buka mulai pukul 12.00 WIB hingga 21.00 atau 22.00 WIB.

Hartuti mulai berjualan gudeg tersebut pada tahun 1992 di depan Toko Relasi Jaya.

"Kalau yang di rumah baru 4 tahun terakhir ini," ujar Hartuti kepada TribunWow.com.

Hartuti mengatakan, setiap harinya, paling tidak dirinya menghabiskan 20 liter nasi untuk dijual.

Meski laris manis, Hartuti mengaku sedikit mengalami penurunan pembeli saat musim hujan.

Gudeg ini terkenal dengan rasanya yang anti-mainstream, karena menggunakan kuah sayur krecek yang pedas, serta opor ayam, sebagai pendamping gudeg.

Tak hanya itu, kuah kental sayur tersebut juga dipadukan dengan sayur singkong rebus, yang tidak ditemui pada gudeg pada umumnya.

7 Kuliner Ekstrem Asal Korea Selatan, dari Gurita Hidup hingga Kaki Babi

Hartuti saat melayani pembeli Gudeg Podomoro Relasi di Dusun II, Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (23/4/2019).
Hartuti saat melayani pembeli Gudeg Podomoro Relasi di Dusun II, Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (23/4/2019). (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved