Pemilu 2019
Prihatin dengan Banyaknya Petugas KPPS yang Meninggal Pasca-Pemilu, BPN: Mereka Pahlawan Demokrasi
Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said mengungkapkan rasa prihatin dan duka cita mendalam atas meninggalnya sejumlah petugas KPPS
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
TRIBUNWOW.COM - Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said mengungkapkan rasa prihatin dan duka cita mendalam atas meninggalnya sejumlah petugas penyelenggara Pemilu atau anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Ia juga menyebut bahwa para petugas penyelenggara Pemilu merupakan pahlawan demokrasi.
Tak hanya itu, menurut Sudirman, Prabowo-Sandiaga telah memberikan instruksi kepada tim para relawan untuk memberikan perhatian kepada para petugas KPPS di wilayahnya masing-masing.
"Kami taruh prihatin dan duka cita mendalam pada korban terus berguguran. Hari ini 255 orang pahlawan demokrasi yang harus gugur di medan, tugas dan 1000 lebih dirawat di rumah sakit," ujar Sudirman Said di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (26/4/2019).
• Viral di Facebook, Pria di Bondowoso Ini Bernama Menang Prabowo, Lihat Faktanya
Menurut Sudirman dengan banyaknya jumlah korban meninggal maka penyelenggaraan Pemilu 2019 harus dievaluasi.
"Prabowo-Sandi sudah berikan instruksi agar relawan dapat memberi perhatian, saya sore ini akan ke dapil untuk kunjungi dan bertemu dengan keluarga yang ditinggalkan," katanya.
Data terbaru
Data terbaru yang disampaikan Komisioner KPU Viryan Aziz, Jumat (25/4/2019) per pukuk 12.00 WIB, diketahui ada 230 orang petugas penyelenggara pemilu meninggal dunia.
Sementara, jumlah petugas yang jatuh sakit berjumlah 1.671.
Sehingga total yang mengalami musibah seluruhnya menjadi 1.901.
"Update, ada 230 orang meninggal dunia, sakit 1.671, total 1.901 per Jumat siang ini," kata Viryan Aziz saat dikonfirmasi wartawan.
"Sepertinya akan bertambah," tambah Viryan Aziz.
Jumlah petugas KPPS yang meninggal bertambah 5 orang dari data sebelumnya yakni 225 orang.
• Kemenangan Prabowo-Sandi versi Real Count KPU di Bengkulu, Berbeda Jauh dengan Perolehan Quick Count
Sementara yang sakit bertambah 201 orang, dari data sebelumnya yakni 1.470.
Sebelumnya KPU mengatakan Kementerian Keuangan telah menyetujui santuan bagi korban berdampak.