Pemilu 2019
Fahri Hamzah Kritik Pemilu 2019 yang Memakan Ratusan Korban Petugas: Itu Tidak Normal Lho Pak
Fahri Hamzah memberikan kritiknya terkait proses Pemilu 2019 yang diketahui banyak memakan korban petugas.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Simak videonya dari menit 2.20
• Ramai Keluhan di Pemilu 2019, Fahri Hamzah Ungkap Kelemahan Bawaslu dan KPU: Nanti Orang Tawuran Pak
Diberitakan dari Kompas.com, sebelumnya terdapat sejumlah petugas KPPS jatuh sakit akibat kelelahan saat bertugas di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019).
Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa rata-rata jatuh sakit lantaran kelelahan selama menjalankan tugas.
Mulai dari persiapan H-1 pencoblosan hingga proses rekapitulasi.
"Ada sejumlah anggota kami yang jatuh sakit, beberapa di antaranya harus menjalani perawatan di ruang ICU," ujar Ogi, di kantor KPU Sumedang, Senin (22/4/2019).
"Tapi Alhamdulillah, kondisi mereka berangsur membaik, rawat jalan hingga bisa pulang ke rumah," sambungnya.
Kendati demikian, dirinya merasa lebih lega karena kondisi seluruh petugas KPPS yang jatuh sakit sudah berangsur membaik.
Selain itu, menurut Komisioner KPU, Viryan Azis menjelaskan bahwa korban petugas KPPS meninggal dunia kini bertambah.
Sebanyak 91 orang meninggal yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia.
Dikatakan petugas KPPS terbanyak yang meninggal dunia terjadi di Jawa Barat, yakni 28 orang.
Sementara jumlah petugas KPPS yang dilaporkan sakit sebanyak 374 anggota KPPS.
• Klaim Miliki 1.261 Bukti Kecurangan Pemilu, Andre Rosiade: Pemilu Terburuk Indonesia Pasca Reformasi
Berikut daftar petugas KPPS yang sakit dan meninggal dunia menurut data KPU, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/4/2019):
1. Sulawesi Selatan: sakit 128, wafat 2
2. Sulawesi Tengah: sakit 83, wafat 1
3. Jawa Tengah: sakit 41, wafat 17