Pilpres 2019
Belum Terima Utusan Jokowi, BPN Tanyakan Urgensi hingga Sebut Prabowo Sibuk Kawal C1
BPN mempertanyakan tujuan capres 01 Joko Widodo mengutus seseorang untuk bertemu Prabowo. Sedangkan Prabowo hingga kini belum menerima utusan Jokowi.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertanyakan tujuan calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo mengutus seseorang untuk bertemu Prabowo.
Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria mengatakan belum ada urgensi terkait pertemuan kedua belah kubu tersebut, dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com.
"Saya enggak tahu apa urgensinya 01 mau ketemu dengan 02. Sejauh yang saya tahu belum ada pertemuan, tapi kami akan cek lagi, karena menurut saya belum ada urgensinya," kata Riza saat ditemui di Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (21/4/2019).
Ia kembali mengatakan, kedua kubu baiknya sama-sama mengawal penghitungan suara yang tengah berlangsung.
"Jangan sampai kita euforia dan terpancing atau terprovokasi oleh pihak tertentu yang ingin mengacau. Mari kita kawal proses demokrasi ini dengan damai, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi kemenangan ini kita jaga dengan baik," imbuhnya.
Hal senada juga diucapkan Koordinator Juru Bicara BPN, Andre Rosiade.
Andre memaparkan bahwa jika ada pertemuan, orang yang akan ditemui Luhut adalah anggota BPN.
• Andre Rosiade Sebut BPN yang akan Ditemui Luhut: Kalau Prabowo Mau Ketemu Sama Jokowi
Pasalnya, dalam pertemuan tersebut, Prabowo harusnya bertemu Jokowi, bukan Luhut.
"Kalau mungkin suatu saat BPN bisa saja bertemu dengan Pak Luhut, tetapi mungkin bukan Pak Prabowo. Kalau Pak Prabowo mau ketemu tentu sama Pak Jokowi bukan pak Luhut," kata Andre, ditemui di Jalan Kertanegara, Minggu (21/4/2019).

• Postingan Andre Taulany setelah sang Istri Erin Taulany Dituding Hina Prabowo Subianto
Namun, ujar Andre, perlu ditunggu apakah niat Jokowi tersebut benar akan dilakukannya atau tidak.
"Kita tunggu saja benar enggak Jokowi mau melakukan itu," kata dia.
Sedangkan Jubir BPN, Dahnil Anzar juga mengatakan Prabowo saat ini tengah fokus untuk mengawal hasil Pilpres 2019.
"Sampai dengan malam ini, Pak @prabowo belum dan tdk memutuskan menerima utusan Pak Jokowi yakni Pak Luhut untuk bertemu beliau di Kertanegara.
Pak Prabowo masih Fokus memperjuangkan dan mengawal agar rakyat terus mengawal C1," tulis Dahnil Anzar melalui akun Twitternya, @Dahnilazar.
Sedangkan diberitakan sebelumnya, Jokowi saat jumpa pers di Restoran Plataran Menteng, mengungkapkan akan tetap menjalin tali silaturahmi dengan Prabowo-Sandi, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (19/4/2019).
"Sudah sering saya sampaikan bahwa persahabatan dan tali silaturahmi kami semuanya, saya dan Pak Kiai Ma'ruf tidak akan putus dengan Pak Prabowo juga Pak Sandi. Sehingga siang tadi saya utus seseorang untuk bertemu dengan beliau," ujar Jokowi, Kamis (18/4/2019).
Namun, Jokowi mengaku belum mengetahui kapan pastinya ia akan bertemu Prabowo.
"Agar kita bisa berkomunikasi dan kalau bisa bertemu sehingga rakyat melihat bahwa pemilu kemarin sudah selesai dengan lancar, aman, damai, dan tidak ada sesuatu apa pun," kata Jokowi.
Jokowi juga ingin merencanakan dengan Politikus Senior PAN, Amien Rais.
"Ya semuanya, semuanya. Kenapa tidak sih bertemu dengan siapapun?" kata Jokowi.
• Penjelasan TKD Sumut soal Bupati Mandailing Natal yang Mundur karena Tak Bisa Menangkan Jokowi

Sedangkan Jokowi kembali mengucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, DKPP, hingga TNI-Polri.
"Kita ingin ucapkan terima kasih, kepada seluruh jajaran, ketua, komisioner KPU, Bawaslu, dan DKPP."
"Ucapan terima kasih kami sampaikan pada TNI-Polri yang sudah menjaga keamanan sehingga pemilu berjalan dengan lancar juga ucapan terima kasih pada seluruh masyarakat yang telah aktif dalam pemilu."
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada tim kampanye kubunya.
"Tidak lupa terima kasih sebesar-besarnya seluruh partai Koalisi Indonesia Kerja, kepada seluruh relawan, kepada seluruh jajaran Tim Kampanye Daerah dan semua pihak yang bantu kami, Jokowi-KH Ma'ruf," ujar Jokowi.
JK Sebut Baiknya Jokowi Prabowo bertemu seusai Pilpres Mereda
Wakil presiden RI, Jusuf Kalla (JK) mempunyai pandangan yang berbeda mengenai rencana pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto, setelah pemilu Rabu (17/4/2019) lalu.
• Jokowi Ingin Ketemu Prabowo Pasca-Pemilu, JK Justru Khawatirkan Hal Ini jika Keduanya Benar Bertemu
Dalam keterangannya, Jusuf Kalla justru mempunyai sebuah kekhawatiran jika keduanya benar-benar bertemu dalam waktu dekat.
Seperti diketahui, Joko Widodo sempat mengatakan bahwa dirinya ingin bertemu dengan Prabowo Subianto untuk menjaga situasi politik tetap baik dan menjadi contoh bagi masyarakat umum.
Meski Joko Widodo menginginkan pertemuan dengan rivalnya, Prabowo Subianto, JK ternyata mempunyai pendapat yang berbeda terkait rencana pertemuan itu.
Pendapatnya tersebut dijelaskan oleh JK dalam wawancaranya bersama dengan BeritaSatu, Jumat (19/4/2019).
"Ya pasti, pasti tapi justru itu kita hindari, lebih baik Pak Jokowi fokus bekerja apa adanya kembali, dan menunggu hasilnya," kata JK.
"Bahwa Pak Prabowo punya pendapat yang berbeda juga, ya silahkan saja," tambahnya.
JK menilai, pasca-pemilu, psikologi keduanya masih mudah berubah-ubah, ditambah lagi hasil perolehan suara yang sudah menimbulkan banyak polemik.
"Saya kira masalah psikologi dan juga perlu dijaga kondisi biasa, karena kedua tokoh ini Pak Prabowo, Pak Jokowi berbeda cara," terang JK.
(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Amzah/ Nila)
WOW TODAY: