Liga Indonesia
Selain Fabio Lopez, Ini Daftar Pelatih yang Harus Kehilangan Pekerjaannya seusai Piala Presiden
Selain Fabio Lopez, berikut ini daftar pelatih yang dipecat atau mengundurkan diri seusai gelaran Piala Presiden.
Editor: Rekarinta Vintoko
Pada masa bakti yang ketiga, Rahmad Darmawan memutuskan untuk mengundurkan diri dari Persija setelah gelaran Piala Presiden 2015.
"Sudah dua minggu lalu RD berkomunikasi untuk pamit mencari peruntungan baru. Kabarnya di negeri tetangga. Piala Presiden kemarin jadi terkahir yang ia tangani," kata bos Persija Ferry Paulus.
Selepas dari Persija Rahmad memang hengkang ke Liga Malaysia menangani T-Team (Terengganu FC).
Sementara kursi pelatih Persija diambil alih oleh Bambang Nurdiansyah selepas ditinggal Rahmad Darmawan.
2. WIDODO CAHYONO PUTRO (SRIWIJAYA FC)
Widodo Cahyono Putro mengalami nasib kurang baik ketika menangani Sriwijaya FC medio 2016-2017.
Mantan pemain tim nasional Indonesia itu dipecat setelah Sriwijaya FC gagal menapaki semifinal Piala Presiden 2017.
Sriwijaya harus menyerah 0-1 dari Arema FC di babak 8 besar.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen Sriwijaya FC yang telah memercayai saya selama ini. Inilah sepakbola, keputusan seperti harus kita pahami," ucap Widodo usai dipecat Sriwijaya FC.
Widodo kemudian bergabung dengan Bali United selepas meninggalkan Sriwijaya FC.
Sementara itu Osvaldo Lessa ditunjuk sebagai suksesor pelatih Laskar Wong Kito.
• Kiper Persib Bandung Bicara Persaingan Liga 1, Tak Jamin Juara Piala Presiden Arema FC akan Sukses
3. GOMES DE OLIVEIRA (MADURA UNITED)
Karena hasil buruk di dua ajang pramusim, Piala Presiden 2018 dan Piala Gubernur Kaltim 2018, Gomes de Oliveira harus kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih Madura United.
Madura United hanya sampai babak 8 besar di Piala Presiden 2018.
Kemudian di Piala Gubernur Kaltim, Laskar Sape Kerrab malah harus tersingkir di fase grup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pelatih-anyar-borneo-fc-fabio-lopez.jpg)