Breaking News:

Terkini Daerah

Kasus Pengeroyokan Audrey Disebut Dilakukan oleh 12 Remaja, Ternyata Ini Faktanya

Seorang siswi SMP di Pontianak menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh duabelas murid SMA atas dasar permasalahan asmara.

Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Rekarinta Vintoko
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi 

Tagar #JusticeForAudrey sendiri dibuat sebagai dukungan dan doa untuk korban.

Ramainya kasus tersebut hingga memunculkan sebuah petisi dan tagar #JusticeForAudrey.

Luruskan Kabar Simpang Siur soal Pengeroyokan Audrey, Polisi Ungkapkan Hasil Visum Korban

Petisi yang muncul bertujuan untuk meminta pihak kepolisian Kalimantan Barat melakukan pemeriksaan secara mendalam.

Petisi yang dibuat pada tanggal Selasa (9/4/2019), hingga kini telah ditandatangani mencapai angkat 3 juta lebih pada Rabu (10/4/2019) pukul 15.43 WIB.

Petisi #JusticeForAudrey yang sudah ditandatangani lebih dari 3 juta warganet. Angka ini terakhir dilihat pada Rabu (10/3/2019) pukul 15.43 WIB
Petisi #JusticeForAudrey yang sudah ditandatangani lebih dari 3 juta warganet. Angka ini terakhir dilihat pada Rabu (10/3/2019) pukul 15.43 WIB (Capture Change.org)

Tak hanya itu, warganet juga banyak yang mengunggah foto-foto terduga pelaku, belasan siswi SMA yang melakukan pengeroyokan tersebut.

Sampai Selasa (9/4/2019), pukul 14.30 WIB, dukungan untuk korban AU sudah dicuitkan oleh 100 ribu kali.

6 Fakta Siswi SMA Terduga Pelaku Pengeroyokan Audrey, Boomerang di Kantor Polisi sampai Akun Diretas

Trending di Twiitter Tagar dukungan untuk siswi SMP yang jadi korban penganiayaan belasan siswi SMA di Pontianak
Trending di Twiitter Tagar dukungan untuk siswi SMP yang jadi korban penganiayaan belasan siswi SMA di Pontianak (Twitter/@haisasa_)

Petisi tersebut mendapat tanggapan dari beberapa warganet yang turut merasa sedih atas kejadian ini.

Seperti komentar warganet Nadya Arisca yang merasa perlu untuk memperhatikan kesehatan mental dari korban.

"Korban yang harusnya lebih dipikirkan bagaimana keadaan mentalnya untuk ke depan. Dengan kejadian seperti ini, bukan tidak mungkin korban mengalami trauma, kecemasan, bahkan depresi yang juga dapat memengaruhi masa depannya. Pelaku sendiri di sini saya lihat masih saja membuat status di instagram story sebagai bentuk pembelaan dan terkesan tidak mau disalahkan," tulis Nadya (9/4/2019) dikutip dari laman Change.org.

Jokowi Angkat Bicara soal Kasus Pengeroyokan Siswi SMP: Saya Sudah Minta Kapolri untuk Tindak Tegas

Warganet lain juga mengutarakan hal serupa jika masa depan sang korban penting untuk lebih diperhatikan.

"Masa depan korban lebih penting daripada pelaku, pelaku kyk gitu ga berhak nikmatin masa depan. Mereka bukan hanya menyakiti secara fisik tapi mental korban juga, blm lagi alat reproduksi korban. Mikir atuh kesel bgt gua pengen ngomong kasar gabisa," tulis Tri Ambarwati.

Akun Media Sosial Terduga Pelaku Diretas

Efek viralnya kasus Audrey, akun media sosial yang diduga milik pelaku turut diretas oleh seseorang.

Akun yang diretas tersebut kemudian digunakan untuk menginformasikan kabar soal kasus yang menimpa Audrey.

Tak hanya itu, melalui akun tersebut, kabar terbaru soal Audrey juga turut dibagikan.

Video Pengakuan 7 Siswi SMA yang Terseret Kasus Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak

Halaman
1234
Tags:
Audrey#JusticeForAudreyPontianakKalimantan BaratPengeroyokan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved