Pilpres 2019
Aria Bima Pukul-pukul Meja hingga Minta Gamal Albinsaid Diam saat BPN dan TKN Berdebat soal Ideologi
Direktur Program TKN, Aria Bima sempat memukul meja dan meminta Jubir BPN, Gamal Albinsaid diam saat berdebat soal ideologi.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima sempat memukul meja dan meminta Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Gamal Albinsaid diam saat TKN dan BPN berdebat soal ideologi.
Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut terjadi di program Menuju Istana tvOne, Kamis (4/4/2019) malam.
Pembahasan keduanya terkait dengan adanya ideologi komunis dan khilafah di tengah ideologi pancasila.
• Tanggapan BPN dan TKN terkait Isu Persekusi Terhadap Pendukung 01 atau 02
Mulanya, Gamal memaparkan, tidak ada partai yang sepakat dengan pemikiran HTI, terkait ideologi yang menentang demokrasi.
Namun, kata Gamal, perlu juga untuk membela kebebasan berpendapat orang-orang yang berpaham HTI itu.
"Ada filsuf perancis pernah bilang, saya mungkin tidak sepakat dengan Anda. Tapi saya akan bela mati-matian kebebasan Anda untuk menyampaikan pendapat," kata Gamal.
"Artinya begini, yang dilakukan PKS, Gerindra, PAN itu adalah upaya. Karena kita khawatir, bahkan itu masuk di narasi presiden kami."
"Ketika Pak Prabowo menang, itu akan mencabut perpu nomor 2 tahun 2017 termasuk Undang-Undangnya. Karena apa? kita khawatir," papar Gamal.
"Bayangkan jika Presiden berganti, menterinya berganti," Gamal melanjutkan, namun langsung dipotong Aria Bima.
"Pak, terlanjur bubar negara ini pak. NKRI terlanjur bubar kalau sampai didiamkan," ujar Aria Bima.
Ia menyatakan ketidaksetujuan pada pernyataan Gamal itu.
Tampak Aria Bima memukul meja beberapa kali saat memaparkan hal tersebut.
"Saya lanjutkan dulu, saya lanjutkan dulu," ucap Gamal, meminta Aria Bima membiarkannya melanjutkan pemaparan tersebut hingga selesai.
"Artinya ini bisa disalahgunakan. Karena cara pembubarannya itu kan represif kan kalau kita boleh jujur. Karena tidak melalui proses pengadilan," kata Gamal yang langsung kembali mendapatkan protes.
"Loh? Woo keliru. Keliru. Kamu diam dulu!" tegas Aria Bima pada Gamal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/aria-bima-ketuk-meja.jpg)