Terkini Daerah
Kasus Kawin Kontrak Gadis Pontianak, Berhasil Kembali Hanya Bawa Sehelai Baju Pemberian Teman
Gadis-gadis di Pontianak Utara menjadi sasaran mak comblang untuk dijadikan pasangan kawin kontrak para lelaki yang berasal dari luar negeri.
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Gadis-gadis di Pontianak Utara menjadi sasaran 'mak comblang' untuk dijadikan pasangan kawin kontrak para lelaki yang berasal dari Tiongkok maupun Taiwan.
Gadis-gadis yang melakukan kawin kontrak dibawa ke negara tersebut dan seringkali mengalami penganiayaan.
Namun kabar bahagia datang dari DW (17), seorang gadis yang diketahui merupakan korban dari kawin kontrak tersebut.
DW dikabarkan berhasil kembali ke Indonesia usai beberapa waktu lalu pihak keluarga sempat sama sekali tak bisa menghubungi.
Saat terakhir kali berkomunikasi dengan DW, dia menyebut bahwa menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Pontianak, Jumat (29/3/2019), remaja tersebut berhasil kembali ke Indonesia tanpa membawa apapun.
Hanya pakaian yang dikenakannya saat itu yang dia punya.
• Gadis 17 Tahun Rela Kawin Kontrak untuk Cukupi Ekonomi Keluarga, Mengaku Sering Dipukuli Suami
Menurut keterangan DW, pakaian tersebut diketahui merupakan pemberian dari seorang rekannya saat dirinya berada di dalam penjara.
Kepada sang ibu, Cong Mi Tjhau (45), DW menceritakan bahwa dirinya baru saja keluar dari penjara Tiongkok.
Ia menyebut bahwa selama dirinya berada di penjara, DW diperlakukan dengan baik oleh aparat keamanan setempat.
"Dia ndak bawa apa-apa, baju satu stel, dikasi kawannya itu. Lalu dia cerita juga kalau di penjara itu dia enak, semua baik sama dia, 'Mak aku jadi koki di sana, mereka baik sama aku, semua baik, polisipun baik'," sebut Mi Tjhau, saat ditemui di RSUD dr Soedarso Pontianak, ketika tengah menjaga sang suami yang tengah sakit, Kamis (28/3/2019).
Mi Tjhau mengisahkan bahwa menurut penuturan anaknya, ia justru merasa lebih aman ketika berada di penjara daripada berada di kediaman suaminya, Cheng Liu Yang.
"Pagi hari jam 7 keluar, bantu mereka masak, masuk sel jam 12 siang untuk tidur siang, lalu jam 2 atau jam 3 keluar lagi bantu masak sampai jam 8-an malam baru masuk sel lagi."
"Bebas katanya di penjara sana, biarpun di penjara bagus di sana, ndak kayak di rumah suaminya," bebernya.
• Tarif Kawin Kontrak Gadis Muda Pontianak Terbongkar, Pria Asing Sasar Keluarga Miskin
Saat ditemui, Mi Tjhau terlihat lebih ceria serta berbinar-binar, tak seperti ketika ia mengisahkan tentang nasib malang anaknya beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/rumah-korban-kawin-kontrak-di-pontianak-utara.jpg)