Pilpres 2019
Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun, TKN Nilai Undecided Voter Jadi Penyebabnya
TKN menilai penurunan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf disebabkan karena perilaku warga yang belum menentukan pilihan.
Editor: Rekarinta Vintoko
Menurut Eva, partai koalisi sudah berjuang maksimal.
"Semua ngeggas karena kita semua ingin memanfaatkan coattail effect. Kita ingin menang tebal. Jadi mesin sangat full bekerja dan pada kecepatan tinggi," ujarnya.
Pengamat politik dari The Habibie Center, Bawono Kumoro mengatakan, tipisnya jarak elektabilitas antara pasangan calon 01 dan 02 di survei Litbang Kompas memang cukup mengejutkan.
Sebab survei-survei yang dirilis oleh lembaga survei selama ini menunjukkan jarak elektabilitas di angka 20 persen.
Meski demikian, ia menilai selisih 11,8 persen masih sulit dikejar oleh Prabowo-Sandi.
Apalagi masa kampanye kurang dari satu bulan.
Menurut dia, kubu Jokowi-Ma'ruf saat ini cukup menjaga para pemilihnya agar tidak berpaling ke Prabowo-Sandi.
"Kubu 01 tidak perlu lagi memainkan isu baru untuk mendulang suara karena tingkat kemantapan pemilih mereka saat ini sudah sangat tinggi di atas 70 persen. Lebih baik fokus memperkuat dan memastikan para pemilih dengan tingkat kemantapan tinggi akan hadir di TPS tanggal 17 April mendatang," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TKN Prediksi "Undecided Voter" jadi Penyebab Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun"
TONTON JUGA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/urut-joko-widodo-dan-maaruf-amin-3.jpg)