Kabar Tokoh

Ferdinand Hutahean Minta ILC Tak Undang Mahfud MD: Opini Publik Jangan Terusik

Ferdinand Hutahaean meminta pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas agar tak mengundang Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD.

Ferdinand Hutahean Minta ILC Tak Undang Mahfud MD: Opini Publik Jangan Terusik
TribunWow.com/Octavia Monica
Ferdinand Hutahaean, politisi Partai Demokrat. 

TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas agar tak mengundang Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD dalam acaranya.

Hal itu disampaikan Ferdinand Hutahaean melalui Twitter miliknya, @Ferdinand_Haean, Senin (18/3/2019).

Kadiv Advokasi Demokrat ini meminta Mahfud MD tak diundang dalam tema ILC "OTT Romy, Ketua Umum PPP: Dagang Jabatan di Kementrian Agama?".

Tema tersebut rencananya akan dibahas pada Selasa (19/3/2019).

Ferdinand menganggap Mahfud MD hanya kan mengaburkan posisi Menteri Agama Lukman Hakim dalam kasus OTT Romahurmuziy.

Maruf Amin Ingin Dirikan Badan Riset, Ferdinand dan Dahnil Anzar Singgung Lembaga yang Sudah Ada

"Datuk @karniilyas sebaiknya besok jangan undang @mohmahfudmd di @ILCtv1 karena hanya akan mengaburkan posisi @lukmansaifuddin yang dari ruangannya disita uang oleh @KPK_RI.

Dari awal Mahfud sudah bela Lukman dengan kalimat Menag tak berdaya lawan @MRomahurmuziy . Opini publik jangan sampai terusik," tulis Ferdinand.

Kicauan Ferdinand Hutahaen minta ILC tak undang Mahfud MD, Senin (17/3/2019).
Kicauan Ferdinand Hutahaen minta ILC tak undang Mahfud MD, Senin (17/3/2019). (Capture Twitter @Ferdinand_haean)

Sementara diketahui, KPK telah menyita uang ratusan juta rupiah di kantor Kementerian Agama, Senin (18/3/2019).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pihaknya juga tak menutup kemungkinan akan memanggil Lukman sebagai saksi dalam kasus dugaan suap Romahurmuziy.

Karni Ilyas Sebut ILC Bakal Bahas OTT Romahurmuziy, Politisi Demokrat: Kok Enggak Ini? Lebih Hangat

"Ya kemungkinan itu terbuka ya sepanjang dibutuhkan oleh penyidikan apalagi juga ada beberapa dokumen dan uang uang diamankan dan disita dari ruangan Menteri Agama. Nanti baru diinformasikan lagi kalau sudah ada jadwalnya," ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Sebelumnya Lukman juga menegaskan dirinya akan kooperatif soal kasus tersebut, Sabtu (16/3/2019).

"Itu enggak perlu dipertanyakan lagi. Eksplisit saya mengatakan, kita semua di Kementerian Agama akan mendukung penuh seluruh upaya mengungkap dan menuntaskan seluruh kasus ini secepat-cepatnya," kata Lukman melansir Kompas.com.

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

TONTON JUGA:

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved