Terkini Internasional
Pakai Ijazah Palsu, Pria Ini Berhasil Kelabui 38 Perusahaan selama Kurun Waktu 4 Tahun
Selama empat tahun, Chin Ming Lik, seorang warga Singapura menggunakan ijazah palsu untuk mendapatkan pekerjaan teknik sipil di 38 perusahaan.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Selama empat tahun, Chin Ming Lik, seorang warga Singapura menggunakan ijazah palsu untuk mendapatkan pekerjaan teknik sipil di 38 perusahaan.
Pria berusia 49 tahun itu bekerja di masing-masing perusahaan untuk waktu yang singkat antara 2013 hingga 2017.
Chin selalu pindah dengan cepat untuk menghindari kecurigaan pihak perusahaan kepadanya.
Di antara dokumen yang dipalsukannya adalah gelar National University of Singapore (NUS), sertifikat dari Kementerian Tenaga Kerja dan Politeknik Singapura, dan sertifikat tingkat A GCE.
• Sudah Sarjana tapi Tak Kunjung Dapat Pekerjaan, Gadis Ini Dipukul dengan Palu oleh Ayahnya
Dikutip Tribun-Video dari Straitstime, ijazah asli yang dimiliki Chin hanyalah kelulusannya dari sekolah dasar (SD)
Chin, yang memiliki kualifikasi akademik tertinggi sebenarnya adalah Ujian Meninggalkan Sekolah Dasar
Wakil Jaksa Penuntut Umum Tan Pei Wei mengatakan, kebohongan CHin terungkap pada 2 Desember 2016, ketika seorang asisten manajer di Kantor Pendaftaran NUS menerima dokumen gelar NUS dengan nama Chin untuk verifikasi.
Karena tidak cocok dengan salah satu catatan dalam database universitas, dokumen itu diduga telah dipalsukan untuk keperluan melamar pekerjaan, dan asisten manajer tersebut mengajukan laporan polisi.
Kepada polisi, Chin mengaku telah memalsukan banyak sertifikat untuk melamar pekerjaan.
• Akibat Ulah Mempelai Pria, Mempelai Wanita Gugat Cerai setelah 3 Menit Menikah
Dalam resumenya, Chin mengatakan ia memiliki pengalaman 16 tahun dan sebelumnya telah bekerja untuk perusahaan konstruksi di Singapura.
Pada suatu waktu, ia bahkan menghasilkan SGD9.000 (sekitar Rp93 juta) per bulan.
Sekitar dua minggu sebelum pelanggarannya ditemukan, ia melamar pekerjaan sebagai manajer proyek dengan CHL Construction menggunakan dokumen palsu yang sama.
Di CHL Construction, ia menolak sebagai manajer proyek, karena gajinya dianggap terlalu rendah.
Padahal gaji yang ditawarkan kepadanya adalah SGD7.500 (sekitar Rp77 juta) per bulan.
Pengacara Chin, James Ow Yong mengatakan kliennya menyesal atas perbuataannya selama ini.
• Wanita 32 Tahun Ini Benci Cuci Rambut dan Tak Keramas selama 20 Tahun, Lihat Penampakannya