Terkini Daerah
Mayat Ditutup Bantal di Oku Selatan Ternyata Bidan Betti, Terungkap Korban Dibunuh Keponakan
Warga digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita yang kemudian diketahui merupakan Betti (45), Bidan yang bertugas di wilayah Oku Selatan.
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Rekarinta Vintoko
Jenazah Bidan Betti telah disemayamkan oleh pihak keluarga di Desa Sipatuhu, Jumat (1/3/2019).
Pihak Kepolisian melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawi mengkonfirmasi adanya pembunuhan tersebut.
Namun, pihaknya mengaku hanya sebatas perantara karena semua proses akan dilaksanakan di Polres Lampung Barat.
"Prosesnya semua di Polres Lampung Barat."
"Kami di sini sifatnya hanya membantu dan akan memenuhi apa yang dibutuhkan oleh penyidik polres Lampung Barat," kata Kurniawi, seperti dikutip dari Tribun Sumsel pada Sabtu (2/2/2019).
Pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi dengan Polres Liwa terkait kasus tersebut.
"Ada beberapa pelaku yang sudah ditangkap dan ada yang masih buron. Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Liwa," jelasnya.
• 5 Fakta Mayat Mahasiswi UIN Palembang, Kondisi Jasad Terikat hingga Curigai Pelaku Kasus yang Sama
Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjelaskan lantaran kejadian tersebut eksekusinya terjadi di wilayah Sumatera Selatan dan mayatnya ditemukan di Lampung Barat, maka proses penyidikan akan dilakukan oleh Polres Lampung Barat.
"Pastinya ada koordinasi antara penyidik. Terlebih korban dan para tersangka merupakan warga OKUS Sumsel," ucap Zulkarnain menerangkan.
"Polda Sumsel dan Polres OKU Selatan pastinya siap membantu bila penyidik dari Polres Lampung Barat meminta bantuan untuk menangkap pelaku."
"Semuanya Polri, jadi bisa saling bekerja sama untuk mengungkap suatu kasus," lanjutnya.
Bidan Betti meninggalkan seorang putra yang diketahui berprofesi sebagai petugas kepolisian pula, yakni Bripda Raka.
Bripda Raka merupakan anggota Polres Timur yang bertugas di bagian Binmas Polres OKU Timur.
• Selidiki Kasus Penganiayaan Terduga Pencuri Helm di Unimed, Polisi Beberkan Waktu Kematian Korban
Mendengar kabar meninggalnya ibunya itu membuat Bripda Raka menjadi syok.
Ia masih merasakan trauma setelah pembunuhan tersebut terjadi kepada ibunya.