Perampok Sadis di Pali Tewas Ditembak Polisi saat Ditangkap, setelah Buron 6 Tahun
Harapan alias Arpan (32) warga Desa Tambak, Pali, tewas ditembak karena melakukan perlawanan dengan senjata api rakitan saat ditangkap polisi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Kemudian satu unit HP merk Blackberry warna hitam, satu buah tas rangsel merk Giodarno warna merah, satu unit jam tangan merk Alexander Cristi dan dompet korban yang berisikan uang tunai sekitar Rp 3 juta.
• Bertekad Bangun Pemerintahan yang Bersih dari Korupsi, Prabowo akan Tingkatkan Kualitas Hidup ASN
Atas dua pengaduan tersebut, anggota Polsek Penukal Utara terus melakukan penyelidikan keberadaan pelaku buron tersebut.
Setelah sekian tahun menghilang, petugas mendapat informasi jika pelaku Harapan alias Arpan terlihat sedang berjalan pinggir jalan antara Lintas Desa Mangku Negara dan Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal, Kabupaten Pali.
Tidak mau kehilangan buruannya, petugas langsung meluncur memastikan informasi tersebut dan ternyata memang benar adalah pelaku Harapan alias Arpan.
Dan tanpa buang waktu petugas langsung melakukan penangkapan namun ternyata pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api rakitan dan anggotapun tidak mau menjadi korban langsung mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku.
Setelah pelaku dilumpuhkan langsung dibawa ke rumah sakit umum Dr H M Rabain Muaraenim dan dinyatakan telah meninggal dunia.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu pucuk senjata api rakitan laras pendek, satu buah selongsong amunisi kaliber 38 yang sudah ditembakkan.
Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 365 KUHP.
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Buron 6 Tahun, Perampok Sadis di Kabupaten PALI yang tak Segan Membunuh Korbannya, Tewas Ditembak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/harapan-alias-arpan-32.jpg)